Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 1.208.651 kendaraan, meningkat sebesar 69,9% dari lalin normal.
ARAH BARAT (MERAK)
Baca Juga: Kota Tua Jakarta Punya Cerita, Yuk Ikut Walking Tour Gratisnya!
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 537.347 kendaraan, lebih rendah 6,3% dari lalin normal.
ARAH SELATAN (PUNCAK)
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 421.704 kendaraan, meningkat 3,5% dari lalin normal.
Baca Juga: PT Timah Hadirkan Kebahagiaan di Momen Ramadan 2025, Ribuan Anak Yatim Terima Santunan
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menyebutkan Jasa Marga mencatat adanya peningkatan kendaraan kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa, arah Bandung dan arah Puncak pada Selasa (01/04) di GT Cikampek Utama.
Rinciannya, sebanyak 32.334 kendaraan meningkat 35,2% dari lalin normal (23.919 kendaraan), GT Kalihurip Utama sebanyak 38.384 kendaraan meningkat 46,3% dari lalin normal (26.240 kendaraan).
Lalu GT Ciawi sebanyak 39.251 kendaraan meningkat 30,4% dari lalin normal (30.097 kendaraan).
Baca Juga: Tiket Whoosh Laris Manis saat Libur Lebaran 2025, Halim – Padalarang Jadi Rute Favorit
"Pada periode H2 libur Idulfitri (Selasa, 1 April 2025) Jasa Marga juga mencatat lalu lintas kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat GT Utama sebanyak 204.514 kendaraan atau meningkat 59,2% dari lalin normal (128.438 kendaraan)," ujar Lisye.
Ia menambahkan, Jasa Marga juga mencatat adanya peningkatan kendaraan menuju arah Timur yaitu Trans Jawa di GT Cikampek Utama, sebanyak 64.700 kendaraan meningkat 162,0% dari lalin normal (24.669 kendaraan)
"Bandung di GT Kalihurip Utama, sebanyak 48.426 kendaraan meningkat 89,0% dari lalin normal (25.627 kendaraan)," terangnya.
Baca Juga: Buka Peluang Karier! PT JIEP Tawarkan Magang BUMN Seru di Divisi Business Development