Dengan tarif Rp 60.000/orang/hari untuk wisatawan lokal dan Rp 200.000/orang/hari untuk wisatawan asing, keberadaan taman ini menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat.
Kontribusi masyarakat adat Togong-Tanga dalam menjaga kelestarian hutan secara aktif mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama tujuan ke-13 tentang penanganan perubahan iklim dan tujuan ke-15 tentang perlindungan ekosistem daratan.
Baca Juga: Pertamina EP Regional Jawa Bantu Korban Banjir Bekasi, Salurkan Bantuan bagi 720 KK
“Hari Bumi dirayakan setiap tahun untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memperingatkan bahaya kerusakan ekologis, termasuk deforestasi, polusi, dan perubahan iklim.
"Hari ini menjadi momen untuk menghargai kontribusi masyarakat adat dalam pelestarian alam dan mengingatkan perlunya mendukung hak-hak mereka,” pungkas Ridwan.***