rilis-bumn

Jasa Marga Tanam 1.500 Bibit Durian di Pati untuk Dukung Ekonomi Petani dan Kelestarian Alam

Kamis, 24 April 2025 | 14:30 WIB
Jasa Marga tanam 1.500 bibit durian di Pati untuk dukung ekonomi petani, pelestarian lingkungan, dan sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan. (Dok. Jasa Marga)

Kabar BUMN - Dalam rangka menyambut Hari Bumi yang jatuh pada 22 April 2025, Jasa Marga Group menyalurkan 1.500 bibit pohon durian jenis Duri Hitam dan Musang King kepada kelompok tani di Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi lokal dan perlindungan lingkungan.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (17/04) tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian warga di sekitar jalan tol.

Baca Juga: Sehari Penuh di Bantul, Simak Contoh Itinerary Liburan 1 Hari di Pesisir Selatan Yogyakarta Ini

Langkah ini juga mendukung poin-poin Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya kemandirian pangan dan ekonomi hijau, pemerataan ekonomi dari desa, serta keharmonisan dengan lingkungan dan budaya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Camat Gunungwungkal Febes Mulyono, Kapolsek Gunungwungkal Sukarno, Danramil Gunungwungkal Sundoko, serta para kepala desa dan ketua kelompok tani setempat.

Turut hadir pula penyedia bibit durian Agus Widodo dan perwakilan dari Jasa Marga Group, termasuk PT Jasamarga Transjawa Tol, PT JMTO, PT JMTM, PT Jasamarga Semarang Batang, PT Trans Marga Jateng, PT Jasamarga Solo Ngawi, PT Jasamarga Jogja Solo, dan PT Jasamarga Jogja Bawen.

Baca Juga: Peringati Hari Bumi, Pertamina EP Donggi Matindok Gandeng Masyarakat Adat Togong-Tanga Jaga Kelestarian Hutan di Banggai

Kolaborasi lintas pihak ini memperkuat keberhasilan program penanaman durian tersebut.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menjelaskan bahwa penyaluran bibit ini bukan sekadar pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) rutin.

“Dengan jenis durian Duri Hitam dan Musang King yang memiliki nilai pasar premium, setiap pohon diperkirakan menghasilkan 60–80 buah per tahun setara dengan potensi pendapatan Rp 9-12 juta per pohon setiap musim panen."

Baca Juga: 4 Tempat Kuliner Terpopuler di Pasar Klewer, Solo, Rata-rata Usianya Sudah Puluhan Tahun

"Total potensi nilai ekonomi untuk 1.500 pohon ini bisa mencapai Rp 13,5-18 miliar setiap tahun, yang secara langsung dapat meningkatkan pendapatan keluarga petani dan mengurangi ketimpangan ekonomi di desa."

"Selain itu, program ini juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan, penanaman 1.500 pohon mampu menyerap CO₂ dan memperluas tutupan hijau di wilayah sekitar koridor tol."

Halaman:

Tags

Terkini