rilis-bumn

SIG Genjot Belanja Produk Lokal Rp23 Triliun, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Selasa, 29 April 2025 | 06:00 WIB
SIG belanja produk lokal Rp23 triliun atau mencakup 93,01% dari total keseluruhan jumlah belanja barang dan jasa SIG, yakni sebesar Rp24,79 triliun. (Dok. SIG)

Kabar BUMN — Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam memperkuat industri nasional kembali dibuktikan lewat realisasi belanja produk dalam negeri yang mencapai Rp23,06 triliun pada tahun 2024.

Angka ini mencakup 93,01% dari total belanja barang dan jasa SIG sebesar Rp24,79 triliun.

Capaian tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi perusahaan terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Baca Juga: SIG Dukung Pemasaran Produk UMKM Rembang Lewat Program Hampers Ramadan

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menegaskan bahwa strategi belanja produk lokal tidak hanya mendukung pengembangan bisnis nasional, tetapi juga menjamin kelancaran operasional perusahaan melalui pengadaan berbasis sumber daya dalam negeri.

"Industri tanah air yang maju dan berkembang akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat," ujar Vita Mahreyni.

Secara khusus, Vita menyoroti keberhasilan program SIG dalam meningkatkan hilirisasi dan industrialisasi nasional, terutama lewat penggunaan suku cadang lokal yang melibatkan pemberdayaan UKM dan kolaborasi dengan industri dalam negeri.

Baca Juga: SIG Kembangkan Lahan Pascatambang Jadi Lumbung Ekonomi dan Lingkungan Lewat Budidaya Serai Wangi

Pada 2024, penggunaan suku cadang lokal di seluruh pabrik SIG melonjak sebesar 20,70%, mencapai nilai Rp787 miliar, meningkat dari Rp652 miliar pada 2023, dan naik tajam 157% dibanding baseline tahun 2020 sebesar Rp306 miliar.

Peningkatan ini menjadi bukti dukungan konkret SIG terhadap visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong hilirisasi dan industrialisasi guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Tak hanya itu, jumlah UKM binaan SIG yang berhasil memproduksi suku cadang untuk kebutuhan pabrik perusahaan juga melonjak dari sebelumnya 8 menjadi 17 UKM.

Baca Juga: SIG dan Pemkab Cilacap Sukses Uji Coba Padi Biosalin 2, Dorong Pertanian Berkelanjutan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

SIG mendampingi para UKM ini secara intensif, mulai dari pemberian edukasi spesifikasi produk, pembuatan prototipe, uji coba, hingga pengujian performa langsung di pabrik SIG.

UKM-UKM yang kini terlibat di antaranya adalah PT Papaja Maju Mandiri, PT 3S International, PT Kawani Tekno Nusantara, PT Bimuda Karya Teknik, PT Sari Teknindo Perkasa, CV Desra Teknik, PT Aneka Mitra Indoguna, PT Ganding Toolsindo, PT Cahaya Abadi Technic, CV Rejeki Abadi Machinery, PT Putra Bungsu Makmur, PT Baja Kurnia, PT Kito Multi Industri, PT Utama Karya Techindo, PT Harapan Jaya Globalindo, PT Granada Andalusia Perkasa, serta PT Mustajaya.

Halaman:

Tags

Terkini