Kabar BUMN — PT Waskita Karya (Persero) Tbk segera memulai pembangunan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY) di Jalan Kenari, Kecamatan Umbulharjo, setelah secara resmi menggelar seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Jumat (25/4/2025).
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan langkah penting dalam memperkokoh pondasi demokrasi di Yogyakarta.
"Diharapkan gedung ini tidak hanya berpagar dan berdinding, tapi juga memiliki jendela luas yang mampu menangkap hembusan aspirasi dari segala penjuru," ujar Sri Sultan.
Baca Juga: Waskita Karya Bangun Sarana Pendidikan dari SD hingga Universitas di Berbagai Daerah
Ia menjelaskan, gedung DPRD DIY yang sebelumnya berada di kawasan Malioboro kini dipindahkan ke Jalan Kenari.
Keputusan ini diambil untuk menata kota, menyediakan ruang kerja legislasi yang lebih representatif, sekaligus menyelaraskan dinamika demokrasi dengan perkembangan tata ruang kota.
"Gedung lama telah menjadi saksi sejarah, namun gedung baru ini disiapkan sebagai panggung masa depan yang lebih inklusif, fungsional, serta selaras dengan kebutuhan zaman," lanjut Sri Sultan.
Baca Juga: Waskita Karya Percepat Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Dukung Mobilitas dan Target Nol Emisi
Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menambahkan bahwa ada tiga alasan utama di balik relokasi gedung DPRD.
Pertama, lokasi di Malioboro dinilai kurang strategis untuk optimalisasi penyerapan aspirasi masyarakat.
Kedua, langkah ini mendukung upaya memaksimalkan fungsi Malioboro sebagai kawasan wisata.
Baca Juga: Waskita Karya Operasikan Fasilitas Pengolahan Gabah Modern untuk Dukung Swasembada Pangan
Dan ketiga, guna menunjang pembangunan Jogja Planning Gallery (JPG) di kawasan tersebut.
Nuryadi menambahkan, gedung baru DPRD DIY dirancang modern, inklusif, dan ramah lingkungan, namun tetap menjaga nilai keistimewaan Yogyakarta.