rilis-bumn

Awal Tahun 2025, Pendapatan Konsolidasi Telkom Capai Rp36,6 Triliun

Minggu, 4 Mei 2025 | 08:00 WIB
Telkom terus mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan melalui penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

Kabar BUMN – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp36,6 triliun pada kuartal I 2025.

EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi) konsolidasi tercatat sebesar Rp18,2 triliun dengan margin EBITDA pada 49,8%.

Dalam menghadapi kondisi ekonomi yang penuh tantangan di awal tahun ini, perseroan juga mencatat laba bersih sebesar Rp5,8 triliun dengan margin laba bersih pada 15,9%.

Baca Juga: OCA Chatbot Builder, Solusi Cerdas untuk Layanan Publik yang Lebih Efisien

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, “TelkomGroup terus membuktikan resiliensi dalam menghadapi berbagai dinamika, seperti kondisi ekonomi yang kian menantang dan pelemahan daya beli masyarakat."

Pada segmen Consumer (Mobile dan Fixed Broadband), Telkomsel selaku anak usaha Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp27,2 triliun.

Digital Business terus menunjukkan kinerja yang kuat dengan menyumbang kontribusi sebesar 90,3% terhadap total pendapatan pada segmen ini.

Baca Juga: Palembang Siap Berwarna, Tiket Presale PLN Mobile Color Run 2025 Sudah Bisa Dipesan

Selain itu, pendapatan dari IndiHome residensial (B2C) mengalami pertumbuhan sebesar 1,3% YoY.

Hasil positif dari implementasi FMC juga ditunjukkan dengan meningkatnya total pelanggan IndiHome residensial (B2C) menjadi 9,8 juta pelanggan atau tumbuh double digit sebesar 10,4% YoY.

Sedangkan total keseluruhan pelanggan IndiHome B2C dan B2B juga mengalami pertumbuhan sebesar 7% YoY menjadi 11 juta pelanggan.

Baca Juga: Siap-siap! Ducati Hadirkan Ducaty Party di The Mandalika, ITDC Dukung Penuh

Sementara itu, total pelanggan seluler sebanyak 158,8 juta pelanggan.

Pada kuartal I 2025, Telkomsel juga melakukan simplifikasi produk demi mengoptimalkan pengalaman terbaik bagi pelanggan, serta mendorong peningkatan penetrasi pasar dan mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar pada segmen ini.

Halaman:

Tags

Terkini