rilis-bumn

Awal Tahun 2025, Pendapatan Konsolidasi Telkom Capai Rp36,6 Triliun

Minggu, 4 Mei 2025 | 08:00 WIB
Telkom terus mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan melalui penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

Dengan terus menyempurnakan proses bisnis, memperkuat solusi, serta inovasi yang berkelanjutan, TIF berhasil membangun fondasi bisnis yang kuat di tengah dinamika industri.

Pada kuartal I 2025, TIF mengelola jaringan end-to-end Telkom untuk meningkatkan pengalaman pelanggan TelkomGroup.

Hal ini tercermin dalam capaian SLA melalui penyederhanaan proses bisnis, efisiensi operasional, dan peningkatan pengelolaan aset.

Baca Juga: Sempatkan Menepi ke Situ Ciranca, Surga Air Jernih di Majalengka

Selain itu, TIF juga mulai mendorong pendapatan eksternal dari segmen pasar wholesale.

Sepanjang tiga bulan pertama tahun 2025, TelkomGroup merealisasikan belanja modal (Capex) sebesar Rp5 triliun, atau 13,5% dari total pendapatan perusahaan.

Lebih dari 50% belanja modal tersebut dialokasikan untuk memperluas konektivitas digital, seperti pembangunan jaringan fiber optic, menara telekomunikasi, satelit, dan kabel bawah laut.

Baca Juga: ASDP Layani 207 Rute Perintis, Hadirkan Konektivitas hingga ke Ujung Negeri

Langkah ini semakin menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan internet berkecepatan tinggi dan pemerataan akses digital di seluruh Indonesia.

Penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) menjadi salah satu fokus utama bagi perusahaan demi mewujudkan praktik bisnis yang berkelanjutan, transparan, dan bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari komitmen menuju Net Zero Emissions pada tahun 2060, Telkom telah melakukan verifikasi independen terhadap emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Scope 1 dan 2 untuk tahun 2023–2024, menggunakan standar ISO 14064-1:2018.

Baca Juga: Pasar Gang Baru, Umurnya Sudah 200 Tahun, Pasar Tradisional Ini Destinasi Wisata Kuliner Terbaru di Semarang

Inisiatif ini dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan dan kredibilitas terhadap keakuratan data emisi yang menjadi dasar dalam merumuskan strategi dekarbonisasi, sekaligus mempersiapkan pemenuhan standar IFRS S2.

Hasil verifikasi menyatakan bahwa data emisi GRK Telkom dinyatakan “unmodified” atau tanpa temuan signifikan.***

Halaman:

Tags

Terkini