rilis-bumn

Menjaga Jejak Lutung Kokah: Komitmen Pertamina Hulu Rokan untuk Konservasi Primata Sumatra

Selasa, 6 Mei 2025 | 15:45 WIB
Lutung Kokah, satwa endemik Sumatra yang dijaga kelestariannya oleh PHR. (Dok. PHR)

Kabar BUMN - Di tengah hamparan hijau wilayah operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatra, terselip kisah penuh harapan tentang perlindungan salah satu primata endemik Indonesia: Lutung Kokah (Presbytis femoralis).

Bukan soal minyak dan gas yang menjadi sorotan kali ini, melainkan upaya menjaga kelangsungan hidup sang penghuni hutan berwajah hitam dan berbulu keperakan khas Sumatra.

Dulu, lutung kokah bebas melompat dari satu dahan ke dahan lain di hutan-hutan Riau.

Baca Juga: Langkah Nyata PHR Jaga Kelestarian Lingkungan di Tengah Kegiatan Operasional

Namun, perubahan zaman membawa dampak besar pada habitat mereka.

Luas hutan yang menjadi rumah utama mereka kini menyusut drastis, memaksa populasi mereka untuk bertahan di kantong-kantong kecil yang tersisa.

Menurut data dari Rimba Satwa Foundation (RSF), mitra konservasi PHR, saat ini hanya tersisa sekitar 20 ekor lutung kokah di Hutan Talang dan 24 ekor di Hutan Kojo.

Baca Juga: PHR Tingkatkan Teknologi OT/SCADA, Produksi Migas Tetap Optimal saat Ramadan

Jumlah yang lebih menggembirakan terlihat di Taman Hutan Raya (Tahura) Minas dengan populasi sekitar 139 ekor, serta kawasan Giam Siak Kecil yang masih menjadi tempat hidup bagi sekitar 90 ekor.

Keempat lokasi ini menjadi benteng terakhir bagi kelangsungan hidup lutung kokah.

Melihat hal ini, PHR menunjukkan keseriusannya dalam pelestarian keanekaragaman hayati di wilayah operasionalnya.

Baca Juga: PHR Terus Perkuat Pemeliharaan Jalur Pipa Rokan dengan Teknologi Canggih

“Upaya yang dilakukan PHR ini adalah wujud komitmen untuk turut ambil bagian dalam upaya mengembalikan keseimbangan ekosistem, memastikan bahwa jejak kaki lutung kokah tetap menghiasi tanah Riau di masa depan,” ujar Iwan Ridwan Faizal, Manager Community Involvement & Development (CID) PHR.

PHR tidak tinggal diam. Berbagai langkah konkret dilakukan demi menjaga dan membina habitat lutung kokah.

Halaman:

Tags

Terkini