rilis-bumn

Dorong Swasembada Energi Nasional, PHE Pacu Produksi Gas Bumi di Wilayah Indonesia Timur

Sabtu, 17 Mei 2025 | 14:30 WIB
PHE terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian energi nasional melalui peningkatan produksi gas bumi. (Dok. PHE)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian energi nasional melalui peningkatan produksi gas bumi sebagai salah satu sumber energi primer.

Saat ini, PHE menyumbang 69% dari total produksi minyak nasional dan 37% dari produksi gas nasional.

Padahal, sumber daya gas bumi di Indonesia yang belum tergarap masih sangat melimpah.

Baca Juga: Serahkan 20.000 Batang Mangarove, PHE OSES Dukung Aksi Mitigasi Bencana di Pesisir Lampung Timur

Dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Strategi Penguatan Sektor Gas Bumi di Indonesia yang digelar oleh Energy & Mining Editor Society (E2S) di Jakarta, Jumat (16/5/2025), Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis PHE, Rachmat Hidajat, menegaskan bahwa pihaknya kini tengah fokus pada percepatan pengembangan dan monetisasi cadangan gas.

“Pertamina sangat aktif melakukan pengeboran dan mencari proyek-proyek baru untuk mendorong produksi dan mempertahankan performance,” ujarnya.

Sebagai langkah strategis, PHE menyiapkan tiga pendekatan utama dalam pengembangan gas bumi, yakni memprioritaskan pemenuhan pasar domestik, mengoptimalkan proyek-proyek besar, serta mengembangkan potensi lapangan stranded dan marginal.

Baca Juga: PHE OSES Selamatkan Tiga Nelayan Terombang-ambing di Kepulauan Seribu

Pendekatan ini dilakukan melalui sinergi antar-stakeholder, pembangunan infrastruktur terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi canggih.

Rachmat menekankan bahwa potensi gas bumi terbesar justru banyak ditemukan di wilayah-wilayah terpencil, terutama kawasan timur Indonesia.

“Pekerjaan rumah kita saat ini adalah pasar domestik gas belum terbentuk di wilayah Indonesia bagian timur,” ucapnya.

Baca Juga: PHE TEJ Raih Penghargaan K3 Gubernur Jatim Berkat Nol Kecelakaan Kerja Selama Lebih dari 5 Juta Jam

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan dari sisi kebijakan agar potensi gas bumi ini bisa lebih optimal.

“Dukungan kebijakan fiskal yang atraktif terutama di Lapangan Stranded/Marginal, kemudahan perizinan dan regulasi, dukungan infrastruktur dan pasar, dan dukungan pengembangan skema komersialisasi yang fleksibel dibutuhkan untuk mendorong eksplorasi dan produksi gas nasional,” pungkas Rachmat.***

Tags

Terkini