rilis-bumn

PTP Nonpetikemas Tingkatkan Kompetensi SDM Operasional lewat Program HiPo Batch 2

Rabu, 21 Mei 2025 | 19:00 WIB
PTP Nonpetikemas gelar HiPo Batch 2 untuk tingkatkan kompetensi SDM operasional dengan pendekatan praktik langsung dan pelatihan intensif. (Dok. PTP Nonpetikemas)

Kabar BUMN – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas kembali meluncurkan High Potential Employee Program (HiPo) Batch 2 sebagai bentuk penguatan kompetensi karyawan.

Program ini dirancang khusus untuk mendalami kompetensi teknis utama dengan metode experiential learning serta pendampingan langsung oleh para ahli.

Inisiatif ini menjadi strategi jangka menengah hingga panjang dalam menyiapkan SDM unggul untuk terminal curah cair, curah kering, maupun general cargo.

Baca Juga: Pertamina Dorong Pemenuhan Gas Domestik Lewat Skema Swap Gas, Sesuai Arahan SKK Migas

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menegaskan pentingnya pengembangan SDM sebagai pondasi daya saing perusahaan.

“Kami percaya bahwa penguatan kompetensi dan potensi karyawan melalui program HiPo akan memperkokoh daya saing PTP Nonpetikemas."

"Dengan SDM Multipurpose yang andal, kami optimistis dapat terus memberikan layanan terbaik kepada pelanggan,” ungkap Indra.

Baca Juga: Perpaduan Unik di Kampung Adat Todo, Flores, Nenek Moyangnya Berasal dari Minangkabau

Ia juga menyoroti bahwa selain keahlian teknis, integritas dan sikap peserta merupakan aspek penting yang menjadi perhatian dalam program ini.


"Peserta HiPo tidak hanya dituntut unggul secara kompetensi, tetapi juga harus menunjukkan integritas dan kontribusi nyata terhadap unit kerja, terutama sesuai dengan komoditas utama di masing-masing cabang," tambahnya.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai unit seperti Operasi, Rendal, HSSE, hingga spesialis muatan, terpilih untuk mengikuti program yang berlangsung selama delapan bulan mulai Mei 2025.

Baca Juga: Waskita Karya Perkuat Komitmen Sosial Lewat Program TJSL dan Raih Penghargaan Bergengsi

Metode belajar yang digunakan adalah pendekatan 10-20-70, yakni 10% dari pelatihan formal, 20% dari pembelajaran sosial, dan 70% melalui praktik langsung di lapangan.

Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PTP Nonpetikemas, Bambang Sakti, menjelaskan tujuan strategis dari penyelenggaraan program ini.

Halaman:

Tags

Terkini