rilis-bumn

PHR Pacu 386 Sumur Siap Konstruksi, Dorong Produksi Migas Nasional dari Blok Rokan

Minggu, 25 Mei 2025 | 07:30 WIB
Lokasi sumur minyak PHR di Zona Rokan yang mendukung ketahanan energi naional. (Dok. PHR)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatra Subholding Upstream Pertamina kembali menunjukkan kiprah luar biasa dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Hingga awal Mei 2025, PHR berhasil mempercepat kesiapan 386 sumur dengan status Ready For Construction (RFC) di Zona Rokan.

Pencapaian ini menjadi tonggak strategis berkat peran vital tim Land Matter and Formalities Regional 1 Sumatera dalam menjamin ketersediaan lahan yang aman secara hukum, tepat waktu, dan siap untuk mendukung target ambisius produksi migas nasional.

Baca Juga: PHR Teken Tiga Kontrak Penjualan Gas Senilai Rp2,8 Triliun di Ajang IPA Convex 2025

Tim pertanahan PHR berperan sebagai garda terdepan dalam mengurai berbagai tantangan pembebasan lahan dan perizinan.

Melalui pendekatan terstruktur dan solutif, berbagai hambatan berhasil ditangani dengan efektif.

Hingga saat ini, 180 sumur telah resmi ditajak setelah meraih status RFC, menunjukkan kesiapan lahan yang benar-benar bebas hambatan.

Baca Juga: PHR Resmi Teken Tiga Kontrak Penjualan Gas Bernilai Rp 2,8 Triliun di Ajang IPA Convex 2025

Dari jumlah keseluruhan tersebut, 70 sumur berada di kawasan hutan dan telah mendapatkan Surat Keputusan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (SK PPKH) pada 2024.

Semua proses tersebut dilakukan dengan penyelesaian hak-hak pihak ketiga secara damai dan transparan, mencerminkan penghormatan terhadap masyarakat serta kepatuhan terhadap tata ruang.

Sementara itu, sebanyak 62 sumur telah berhasil melalui proses pengadaan lahan melalui mekanisme Land Indemnification, sebagaimana diatur dalam SK Kepala SKK Migas No. 15 Tahun 2020.

Baca Juga: PHR Zona 4 Gelar Kegiatan Edukasi Migas untuk Wartawan di PALI Sumsel

Mekanisme ini dijalankan dengan dukungan appraisal independen dan dokumentasi yang transparan dan akuntabel.

Adapun 81 sumur lainnya merupakan aset Barang Milik Negara (BMN) Hulu Migas yang sebelumnya sempat menghadapi kendala perambahan.

Halaman:

Tags

Terkini