Materi pelatihan mencakup pemahaman jati diri koperasi, mekanisme permodalan, tahapan rapat anggota, serta pembagian sisa hasil usaha.
Baca Juga: Cuma sampai Hari Ini! Buruan Lamar Loker BUMN Posisi Venture Capital Officer di PT MUM Yogyakarta
Lapenkop Dekopin sendiri merupakan lembaga pelatihan yang berada di bawah naungan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan menggunakan sistem pelatihan khas Denmark yang telah teruji secara global dalam dunia perkoperasian.
Saat membahas topik “Memahami Jati Diri Koperasi”, narasumber menjelaskan bahwa koperasi adalah badan usaha yang menjunjung nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong demi meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Prinsip dasar koperasi meliputi keanggotaan sukarela, pengelolaan demokratis, pembagian hasil usaha secara adil, kemandirian, pendidikan koperasi, dan kolaborasi antar koperasi.
Baca Juga: Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Alot, Cukup Lakukan Langkah Ini!
Pembentukan koperasi pun harus sesuai kepentingan ekonomi bersama dan melalui proses yang tepat.
“Dalam operasionalnya, koperasi menjadi sarana bagi para anggotanya untuk saling membantu dan menolong diri sendiri melalui usaha bersama, partisipasi aktif, dan mekanisme pengambilan keputusan yang mencerminkan prinsip satu anggota satu suara.”
Camat Marangkayu, H AR Ambo Dalle, menyampaikan apresiasi atas konsistensi PHSS dalam mendukung pertanian di Desa Sebuntal sejak 2015.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Manajemen PHSS yang telah membina pertanian di Desa Sebuntal sejak tahun 2015 mulai dari pengolahan tanah, termasuk dukungannya pada pelatihan pemandu dan pengurus kelompok tani tahun anggaran 2024 ini,” ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi besar sektor pertanian di wilayah tersebut, termasuk lahan pertanian seluas 500 hektare dan pembangunan bendungan besar yang termasuk dalam program Operasi Lahan Basah (OPLAH).
“Dengan pembinaan dan memaksimalkan potensi petani, tentu kesejahteraan petani kita akan meningkat,” lanjutnya.
Baca Juga: Hari Terakhir Incar Hadiah Undi-Undi Hepi Telkomsel 2 Mingguan, Buruan Ikutan!
Pelatihan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kelembagaan kelompok tani, khususnya dalam mengelola koperasi yang sehat dan memiliki daya saing.