"Kami ingin pelatihan ini menjadi pijakan pertama bagi teman-teman disabilitas untuk melangkah lebih jauh dalam dunia kewirausahaan,” ujar Wazirul Luthfi, Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP area Jawa bagian barat.
Baca Juga: Pertamina EP Sepakati Perjanjian Penjualan Gas dengan PGN, Pertamina Gas, dan PLN
Tak hanya keterampilan teknis, pelatihan ini juga memantik semangat baru dalam diri para peserta.
Salah satunya dirasakan oleh Tami, peserta pelatihan yang membagikan kebahagiaannya.
“Saya tak pernah menyangka bisa membuat kue seperti ini. Saya merasa dihargai dan diberi kesempatan.
"Ini membuat saya ingin terus belajar dan, siapa tahu, suatu hari saya punya toko kue sendiri,” tuturnya sambil tersenyum lebar, matanya berbinar.
Hari itu, para penyandang disabilitas tak hanya belajar memasak, tetapi juga belajar menembus batas—melampaui ruang kelas dan membangun kepercayaan diri.
Dari loyang-loyang panas yang menghasilkan aneka kue, turut lahir pula semangat dan mimpi baru.
Baca Juga: Pertamina EP Cepu Sambangi Kodam V Brawijaya, Pererat Sinergi untuk Dukung Asta Cita
Saat matahari perlahan tenggelam di ufuk barat, para peserta pulang membawa kotak-kotak berisi hasil kreasi mereka.
Namun lebih dari itu, mereka membawa pulang semangat baru di hati, langkah yang mantap, dan kepala yang tegak penuh keyakinan.***