Kabar BUMN – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), anak perusahaan dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Subholding Upstream (SHU) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang pengeboran minyak dan gas, berhasil meraih penghargaan bergengsi kategori Special Recognition dalam ajang OPTIMUS AWARD 2024 & KICK OFF 2025.
Acara ini berlangsung pada Rabu (11/6) di PHE Tower, Jakarta, dengan mengusung tema “Optimization as a New Way of Working to Embrace the Future.”
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pertamina Drilling dalam menerapkan efisiensi signifikan melalui program OPTIMUS (Optimization Upstream).
Baca Juga: Rayakan HUT ke-17, Pertamina Drilling Adakan Donor Darah untuk Bantu Atasi Krisis Stok Darah
Dalam periode penilaian tahun 2024, perusahaan mencatat penghematan luar biasa senilai USD 31,37 juta dari implementasi 7 inisiatif strategis.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, yang hadir secara langsung untuk menerima penghargaan, menegaskan bahwa penerapan program OPTIMUS di lingkungan perusahaan telah berdampak nyata terhadap peningkatan efisiensi tanpa mengabaikan standar keselamatan dan keandalan operasional.
“Melalui OPTIMUS, kami menekankan efisiensi menyeluruh, mulai dari penggunaan teknologi, integrasi pengadaan, hingga pemanfaatan fasilitas bersama.
Baca Juga: Pertamina Drilling Distribusikan 16 Hewan Kurban untuk Rayakan Idul Adha 1446 H
"Ini menjadi bagian dari budaya kerja baru yang lebih adaptif dan inovatif,” ujar Avep.
OPTIMUS sendiri merupakan program efisiensi yang dikembangkan oleh PT Pertamina Hulu Energi, subholding hulu Pertamina, dengan tujuan utama mengoptimalkan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi dalam kegiatan hulu migas.
Inisiatif ini dirancang untuk mendukung keberlanjutan operasi, memperkuat daya saing investasi, dan menciptakan laba berkelanjutan.
Tak hanya menitikberatkan pada efisiensi biaya, OPTIMUS juga berperan sebagai instrumen pembentuk budaya kerja baru di lingkungan subholding hulu Pertamina.
Program ini mendorong kolaborasi lintas fungsi, optimalisasi proses kerja, serta pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari transformasi operasional.