Keterlibatan Pertamina dalam mendukung ketahanan pangan melalui pendekatan energi terbarukan turut menuai apresiasi dari masyarakat.
Salah satunya datang dari Muhammad Afyan, mahasiswa asal Pekanbaru yang turut hadir di CFD.
“Menurut saya, program-program terkait pangan yang diinisiasi Pertamina, memiliki tingkat sustainable yang tinggi, melalui upaya tersebut tentunya saya berharap ketahanan pangan Indonesia bisa semakin meningkat.
"Semoga upaya yang dilakukan Pertamina bisa meningkatkan ketahanan pangan negara Indonesia,” harapnya.
Melalui program DEB Ketahanan Pangan, Pertamina membuktikan bahwa akses energi terbarukan di desa dapat menciptakan sistem pangan yang tangguh, inklusif, dan kompetitif.
Dari telur ayam, sayur hidroponik, pupuk organik, hingga segelas susu yang diminum, semuanya merupakan hasil dari kolaborasi teknologi tepat guna, gotong royong masyarakat, dan aliran energi bersih yang tumbuh dari desa untuk Indonesia.***