“Fortune’s interest in the region reflects Southeast Asia’s growing importance as an engine of global growth. The region has become a crucial manufacturing and export hub, which is drawing significant capital flows.
Baca Juga: Autentikasi Pensiun TASPEN: Jangan Sampai Terlambat, Simak Tips Lancarnya!
"This momentum has been further fueled by Trump-era tariffs, which have reshaped global trade dynamics and driven a shift towards Southeast Asia,” ujar Clay Chandler, Executive Editor Asia Fortune.
Keberhasilan Hutama Karya selama 2024 tercermin dari penyelesaian sejumlah proyek strategis nasional, salah satunya pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang kini telah mencapai panjang ±1.042 km.
Tak hanya itu, ada juga proyek-proyek vital seperti bendungan, sistem penyediaan air minum, serta infrastruktur di Ibu Kota Nusantara.
Baca Juga: 6 Tips Memilih Hotel Ramah Anak untuk Staycation Bersama Keluarga
Capaian ini menegaskan peran Hutama Karya sebagai penggerak utama pembangunan nasional dan penguatan daya saing Indonesia di Asia Tenggara.
Hal ini sejalan dengan posisi Indonesia yang menempatkan 109 perusahaan dalam daftar Fortune Southeast Asia 500, dengan total pendapatan US$321,8 miliar dan laba bersih mencapai US$31,4 miliar, di mana sektor energi, keuangan, dan konstruksi menjadi kontributor utama.
Selain memperluas portofolio melalui proyek KPBU seperti Jalan Trans Papua, Hutama Karya juga berhasil menyelesaikan proyek gedung pendidikan dan fasilitas kesehatan, sumber daya air, transportasi, dan energi di berbagai wilayah.
Baca Juga: Tempat Makan dengan Harga Murah di Kawasan Shibuya, Tokyo, untuk yang Perlu Hemat
Sepanjang 2024, perusahaan menambah 83,9 km jalan tol baru pada JTTS, merampungkan proyek-proyek diantaranya seperti RSIA Sardjito, Menara Turyapada, Underpass Joglo, Fender Jembatan Pulau Balang, hingga PLTGU Muara Tawar dan Tambak Lorok.
Hutama Karya juga mengoperasikan sejumlah ruas tol strategis di Sumatera, menandai satu dekade penugasan JTTS yang semakin memperkuat konektivitas nasional.
“Keberhasilan Hutama Karya dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 selama dua tahun berturut-turut menjadi validasi atas kiprah dan kontribusi berkelanjutan perusahaan dalam membangun infrastruktur dan daya saing bangsa di kancah regional Asia Tenggara,” tutup Adjib.
Baca Juga: Rekrutmen BTN Jalur ODP Kembali Dibuka, Pendaftaran Paling Lambat 22 Juni 2025
Dengan fondasi keuangan yang kuat, inovasi dan kepemimpinan yang adaptif, Hutama Karya siap melangkah lebih jauh sebagai pengembang infrastruktur terdepan di Indonesia hingga Asia Tenggara.***