"Kemitraan ini adalah bentuk kesiapan Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri melalui transfer teknologi dan penguatan kapasitas dalam negeri,” ujar Shadiq.
Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem diagnostik nasional yang kuat guna mengurangi ketergantungan pada produk impor.
“Dengan dukungan teknologi dan keahlian dari Roche, serta kapasitas produksi dan distribusi Bio Farma, kami optimis kerja sama ini akan memperkuat fondasi kemandirian sektor kesehatan Indonesia, dari hulu ke hilir,” tambahnya.
Direktur Divisi Diagnostik PT Roche Indonesia, Lee Poh Seng, menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk kontribusi sektor swasta dalam memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional.
Baca Juga: Hijaukan Lahan Bekas Tambang, PT Timah Tanam 500 Pohon di Bangka Barat
“Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan strategis kami bersama Bio Farma," ujar Poh Seng.
"Dengan menggabungkan keahlian global Roche di bidang diagnostik in vitro dan kapasitas Bio Farma sebagai pilar industri kesehatan nasional, kami yakin kemitraan ini akan mempercepat pencapaian target nasional eliminasi kanker serviks, melalui solusi skrining yang berkualitas dan berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Poh Seng menekankan bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan mendorong pemerataan pelayanan kesehatan, namun juga memperkuat inisiatif pengembangan kapasitas lokal dalam penyediaan sistem diagnostik dan pasokan bahan baku.
Baca Juga: Pertamina Mandalika Racing Series 2025 Sukses Digelar, Ajang untuk Dukung Pembalap Muda Indonesia
Inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang tertuang dalam visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Lebih khususnya, aspek peningkatan pelayanan kesehatan, pengembangan teknologi biomedis, dan kemandirian farmasi nasional.
Kolaborasi Bio Farma dan Roche Indonesia ini diharapkan menjadi model kemitraan strategis antara BUMN dan sektor swasta dalam menghadirkan inovasi kesehatan yang berdampak luas, sekaligus memperkuat fondasi sistem kesehatan nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.***