Melalui pendekatan yang inspiratif, peserta pelatihan mendapatkan wawasan yang bermanfaat mengenai peluang pengelolaan sampah menjadi sumber pendapatan baru.
Baca Juga: GDPS Butuh Tenaga Fuel Attendant, Domisili Lidah Kulon Surabaya Diutamakan
Sri Subekti selaku Ketua KWT Berseri mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelatihan dan bantuan yang diberikan.
"Terima kasih kepada Pertamina yang telah memfasilitasi pelatihan dan bantuan rumah maggot tower serta alat press baglog jamur yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan kami."
"Harapannya, program ini dapat menjadi contoh edukasi zero waste dan pemantik gerakan pengelolaan sampah di Kota Sangatta," ujarnya.
Baca Juga: Destinasi Ikonik di Bulukumba, Tugu Titik Nol Sulawesi Jadi Spot Favorit Wisatawan
Langkah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak mampu menciptakan dampak nyata dalam pengelolaan sampah dan peningkatan ketahanan pangan.
Pendekatan yang inklusif dan pemberdayaan langsung kepada masyarakat menggambarkan perubahan cara pandang terhadap limbah dari beban menjadi sumber daya.
Inisiatif ini memperkuat kapasitas masyarakat dalam menjawab tantangan lingkungan dan pangan, serta menegaskan kontribusi PEP Sangatta Field sebagai bagian dari industri hulu migas dalam mendorong transformasi sosial berbasis lingkungan.***