Kabar BUMN — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memperkenalkan vending machine “UMK” (Usaha Mikro Kecil) di Pelabuhan Ajibata, Danau Toba, Sumatera Utara.
Inisiatif ini merupakan bukti nyata sinergi antar BUMN dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat serta memperkuat ekosistem UMKM yang berbasis digital dan inklusif.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyatakan bahwa program ini menjadi langkah strategis untuk memasarkan produk UMKM binaan lewat teknologi mesin otomatis yang higienis dan siap digunakan 24 jam.
Baca Juga: Lowongan Terbaru! PT MUM Buka Peluang Jadi Security Gedung di Jakarta Selatan
“UMK bukan sekadar mesin, tapi simbol dari semangat kolaborasi dan keberpihakan ASDP kepada UMKM agar naik kelas melalui ekosistem terintegrasi dan berorientasi pasar,” ujarnya.
Vending machine UMK ini hadir sebagai proyek percontohan di dua destinasi wisata unggulan nasional, yaitu Pelabuhan Ajibata di Danau Toba dan Marina Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.
Dengan potensi arus wisatawan yang tinggi di kedua lokasi tersebut, diharapkan produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Heru menambahkan bahwa peluncuran vending machine ini juga merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ASDP.
“Masyarakat binaan kami hasilkan produk-produk unggulan seperti makanan ringan, kerajinan tangan, hingga minuman lokal. Semua akan masuk dalam ekosistem pemasaran berbasis teknologi yang kami sediakan,” jelasnya.
Kemudahan transaksi juga menjadi salah satu keunggulan dari vending machine UMK ini karena telah terintegrasi dengan sistem QRIS.
Baca Juga: TASPEN Raih Dua Penghargaan di TJSL & CSR Award 2025, Perkuat Peran dalam Pembinaan UMKM Nasional
“Mesinnya sangat simpel, cukup scan QRIS dan pilih produk. Ini sesuai gaya hidup modern,” tambah Heru.
Komisaris Pelindo Jodi Mahardi juga hadir dalam peluncuran tersebut dan menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan strategi BUMN untuk memperluas dampak ekonomi.