Kabar BUMN - Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mencapai kedaulatan pangan dan energi nasional.
Komitmen ini sejalan dengan visi pembangunan Indonesia yang terangkum dalam Asta Cita Presiden RI.
Langkah konkret yang dilakukan PTPN IV PalmCo antara lain melalui intensifikasi pengelolaan perkebunan kelapa sawit.
Baca Juga: Biar Tidak Kesasar, Ini Panduan Membaca Alamat di Jepang
Salah satu fokus utamanya adalah program peremajaan terhadap pohon sawit yang sudah memasuki usia tua.
Upaya ini dijalankan melalui entitas bisnisnya yang berada di Provinsi Riau, atau yang dikenal dengan sebutan Bumi Lancang Kuning.
Dengan melakukan replanting atau peremajaan sawit renta, PTPN IV PalmCo tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga memperkuat fondasi pertanian yang berkelanjutan.
Baca Juga: Lulusan SMA/SMK Bisa Kerja di BUMN! DAMRI Buka Lowongan Pengemudi Bus untuk Seluruh Indonesia
Hamparan sawit muda seluas 615,74 hektare yang berlokasidi Kebun Terantam Regional III, Kabupaten Kampar itu salah satunya.
Kebun sawit muda yang telah memasuki fase generatif dan berhasil mencatatkan masa panen tercepat pada usia 30 bulan atau hanya dalam jangka waktu 2,5 tahun.
Tidak hanya itu, sawit muda tersebut turut mampu menyumbangkan produktivitas di atas standar nasional mencapai 6,5 hingga 7 ton per hektare per tahun dengan potensi produksi optimal hingga 35 ton per hektare.
Baca Juga: Melipir Sedikit ke Pinggir Tokyo, Ini Daerah Pegunungan untuk Wisata Alam di Jepang
Kebun sawit muda tersebut diharapkan mampu menunjang target yang telah ditetapkan PTPN IV PalmCo untuk mencapai produktivitas crude palm oil (CPO) sebesar 7 ton per hektare.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengapresiasi konsistensi dan persistensi yang ditunjukkan PTPN IV Regional III yang kini telah ditetapkan sebagai pilot project mencapai target tersebut sepanjang tiga tahun kedepan.