Semua fasilitas dirancang untuk mendukung proses belajar-mengajar secara optimal serta mendukung aktivitas ekstrakurikuler santri.
Pimpinan Pondok Pesantren Tahfizh Al Qur'an Miftahul Khoir, Ustadz Joni Qodariyanto Lc, Al Hafidz, menyampaikan terima kasih mendalam atas bantuan dari HK Group.
“Bantuan HK Group bukan sekadar infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun masa depan pendidikan anak-anak yang lebih baik dan berkarakter,” ungkap Ustadz Joni.
Baca Juga: Masuk Fortune Southeast Asia 500, Hutama Karya Kian Kokoh sebagai BUMN Infrastruktur Terbaik
Program TJSL ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan nomor 4 tentang pendidikan berkualitas.
Langkah ini juga sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional 2025 yang mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Philadelphia H.H.P, Sekretaris Perusahaan HKI, menekankan bahwa program TJSL ini dirancang dengan standar tinggi agar manfaatnya dapat berkelanjutan.
“Bantuan infrastruktur pendidikan ini menggunakan material berkualitas tinggi dengan standar konstruksi yang memenuhi aspek keamanan, durabilitas, dan sustainability.
"Desain bangunan mempertimbangkan ventilasi, pencahayaan, dan kenyamanan optimal untuk aktivitas pembelajaran,” jelasnya.
Sebagai BUMN yang berkomitmen pada pengembangan sumber daya manusia Indonesia, Hutama Karya meyakini bahwa investasi di bidang pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa.
Baca Juga: Hutama Karya Raup Kontrak Rp603,8 Miliar untuk Proyek Jalan Strategis di Kawasan Inti IKN
Program TJSL yang berkelanjutan akan terus difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah operasional perusahaan.***