"Lebih dari itu, kami menjadikan aspek ketahanan energi, swasembada energi, serta keselamatan operasional sebagai fondasi utama dalam setiap kegiatan kami,” ujar Avep.
Baca Juga: Diskon 50% Tiket Kapal PELNI Masih Berlaku Sampai 31 Juli, Coba Peruntunganmu!
Ia juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas pengeboran offshore dilakukan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
"Kami memastikan bahwa seluruh kegiatan dilakukan dengan mengedepankan keberlanjutan, kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, serta menjaga hubungan sosial yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.
Adapun daftar sumur yang telah dikerjakan oleh Emerald Driller selama satu tahun terakhir, antara lain TITI-A17, CINTA F-13ST, CINTA F-14ST, CINTA F-15ST, AMBAR-04 (eksplorasi), CINTA H-14, CINTA C-03ST, WIDURI B-37Hz, WIDURI B-09ST, dan WIDURI H-18 (dalam progres pengeboran).
Baca Juga: Magang Nyata di Dunia Kerja: PT KPI Buka Program Internship Human Capital 2025 di Palembang
Dengan kekuatan 3.000 horsepower dan kemampuan mengebor hingga kedalaman 30.000 kaki, Emerald Driller menjadi salah satu rig andalan dalam operasi pengeboran lepas pantai di Indonesia.
Keberhasilan ini semakin memperkuat peran Pertamina Drilling sebagai mitra strategis dalam pencapaian target produksi migas nasional, serta menjawab tantangan energi masa depan dengan pendekatan yang aman, profesional, efisien, dan berkelanjutan.***