Ketua Serikat Pekerja Pertamina Drilling, Rahmat Wijaya, juga menyampaikan pandangannya terkait kegiatan ini.
Baca Juga: Selamatkan Petani dan Pasar, ID FOOD Dukung Satgas Pangan Tindak Gula Rafinasi Ilegal
Menurutnya, Serikat Pekerja PDSI sebagai mitra strategis Perusahaan, siap menjadi kontributor aktif dalam mencapai visi, misi, dan target perusahaan.
“Kami mengedepankan musyawarah demi kepentingan bersama dalam setiap perundingan PKB. Hal ini telah terbukti dari tiga perundingan PKB sebelumnya yang berjalan dengan lancar,” tegas Rahmat.
"Ia juga menambahkan bahwa pembekalan perundingan PKB merupakan budaya baik yang sudah terbangun di lingkungan Pertamina Drilling.
Menurutnya langkah ini akan membuat proses perundingan PKB lebih terarah, efisien, dan produktif.
Selain menjadi forum penyegaran (refreshment) bagi seluruh elemen perusahaan, workshop ini juga bertujuan sebagai media building rapport antara manajemen, pekerja, dan para pemangku kepentingan.
Dengan paparan dari otoritas ketenagakerjaan dan tokoh praktisi hubungan industrial nasional, peserta mendapatkan tambahan pengetahuan dan perspektif baru dalam membangun relasi kerja yang produktif dan adaptif.
Baca Juga: PT MUM Rekrut Relation Officer Asuransi, Penempatan Balikpapan & Pontianak, Daftar Sekarang!
Di samping itu, Manajemen Pertamina Drilling menempatkan Serikat Pekerja (SP) sebagai mitra strategis Perusahaan dan berkomitmen untuk memprioritaskan hubungan Bipartite yang harmonis.
Baik Perusahaan maupun Serikat Pekerja akan bersama-sama melihat perkembangan bisnis supaya Perjanjian Kerja Bersama Pertamina Drilling tetap relevan dengan dinamika perubahan.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pertamina Drilling dalam mengedepankan nilai-nilai profesionalisme dan keterbukaan dalam membangun hubungan kerja yang sehat dan kondusif, serta mendukung pencapaian visi perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.***