Kabar BUMN - Pertamina melalui PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan Subholding Commercial & Trading, menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan di wilayah operasionalnya.
Melalui Program Pertamina Sahabat Nelayan, perusahaan memberikan edukasi pelatihan mekanik perawatan mesin kapal dan kewirausahaan untuk membantu nelayan merintis bengkel, pendampingan antar nelayan guna memperluas jaringan dan pengetahuan.
Program ini juga didukung kerja sama dengan Balai Latihan Kerja serta bantuan modal usaha.
Baca Juga: Pertamina Tampilkan Sistem Perizinan Digital Real-Time di Ajang Esri User Conference 2025
Keberhasilan inisiatif ini tidak terlepas dari peran tokoh lokal, seperti Paino, Ketua Rukun Nelayan Tambakreja, Cilacap Selatan.
Selama dua periode menjabat, Paino menjadi penggerak komunitas nelayan dalam menyuarakan kebutuhan mereka dan menjembatani kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pertamina Lubricants.
Menurut Paino, nelayan membutuhkan sumber pendapatan alternatif untuk memenuhi kebutuhan keluarga, yang mendorongnya mencari solusi bersama.
Baca Juga: Pertamina Perkuat Fondasi Bisnis untuk Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan
“Saya bertemu dengan akademisi dari Universitas Diponegoro tahun 2019. Ini menjadi titik awal perubahan komunitas nelayan Tambakreja.
"Pertemuan itu membawa kami bekerja sama dengan Pertamina Lubricants,” kisah Paino.
Salah satu inovasi program ini adalah pembentukan bengkel nelayan berwawasan lingkungan, yang dilengkapi fasilitas seperti tempat penampungan limbah B3, alat penanggulangan tumpahan oli, APAR, serta perlengkapan P3K.
Baca Juga: Investor Day 2025: Pertamina Paparkan Strategi dan Aksi Nyata ESG dalam Sustainability Dialogue
Edukasi pengelolaan limbah juga diberikan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab lingkungan dalam menjalankan usaha.
Paino menyebut program ini memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal.