rilis-bumn

Bersama Petani, PEP DMF Kembangkan Potensi Jagung Lewat Sekolah Lapang Pertanian

Sabtu, 19 Juli 2025 | 17:45 WIB
PEP DMF gandeng Sircular Center Indonesia untuk hadirkan Sekolah Lapang Pertanian di Desa Kayowa. Fokus ke komoditas jagung, program ini jadi langkah nyata menuju ketahanan pangan berkelanjutan.

Kabar BUMN – PEP Donggi Matindok Field (PEP DMF) terus menunjukkan upayanya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah sekitar operasionalnya.

Terbaru, perusahaan menghadirkan program Sekolah Lapang Pertanian yang menyasar peningkatan kapasitas petani lokal, khususnya dalam pengelolaan komoditas jagung.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PEP DMF dan Sircular Center Indonesia (SCI), dan dilaksanakan di Balai Desa Kayowa, Jumat (11/7/2025).

Baca Juga: Mengenal CHOPTIMA, Terobosan Mahasiswa Universitas Pertamina Demi Produksi Energi Optimal dan Sustainable

Sebanyak delapan kelompok tani hadir dalam pelatihan ini, yang berfokus pada peningkatan pengetahuan teknis, praktik budidaya yang berkelanjutan, hingga strategi menghadapi tantangan pertanian modern.

Jagung dipilih karena memiliki peran penting sebagai sumber pangan dan bahan baku industri.

Selain menjadi makanan pokok kedua setelah beras, jagung juga digunakan dalam pakan ternak dan berbagai produk olahan lainnya.

Baca Juga: Loker BUMN Juli 2025, PT MUM Buka Posisi Staf Keuangan di Jakarta Selatan, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Potensi besar ini menjadi alasan kuat bagi PEP DMF untuk terus mendorong pengembangan jagung sebagai komoditas masa depan.

Program ini berkontribusi mendukung pencapaian agenda internasional Sustainable Development Goals (SDGs) utamanya tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dan tujuan 15 Kehidupan di Darat.

“Petani selama ini menjalankan profesinya secara turun temurun dan menggunakan naluri. Sedangkan saat ini perubahan cuaca dan juga penurunan kualitas lingkungan yang menimbulkan berbagai masalah pertanian terkait dengan juga membutuhkan pengetahuan formal.

Baca Juga: Bank Mandiri Dukung Peluncuran Koperasi Merah Putih, Tunjukkan Komitmen Perkuat Ekonomi Desa

"Saya sangat bersyukur petani kami bisa mendapatkan ilmu untuk bertahan dan bahkan mampu produktif di tengah berbagai permasalahan yang ada,” tutur Kades Kayowa Ali Dg Marowa.

Sekolah Lapang merupakan bagian implementasi dari program Bioferdom yakni penerapan pupuk organik dari produk samping berupa biosulfur padat yang terdiri atas unsur sulfur elementer.

Halaman:

Tags

Terkini