Kabar BUMN - Komisi II DPRD Riau memberikan apresiasi atas langkah konkret yang dilakukan PTPN IV Regional III dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif, mulai dari pengembangan Program Tanam Padi Perkebunan Nusantara (Tampan), hingga dukungan sosial terhadap kelompok tani jagung lewat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Program Tampan menjadi terobosan baru PTPN IV PalmCo dengan melibatkan petani sawit mitra untuk memanfaatkan lahan sawit muda yang belum produktif (tanaman belum menghasilkan/TBM) sebagai lahan tanam padi gogo.
Baca Juga: Isi BBM, Raih Hadiah Jutaan! Ini Cara Dapat E-Voucher dari MyPertamina
Sejauh ini, ratusan petani mitra telah ambil bagian dalam program tersebut.
Mereka bersama-sama mengoptimilisasi hamparan sawit muda selama menunggu masa panen tiba dengan budidaya padi gogo melalui skema intercropping.
Ketua Komisi II DPRD Riau Adam Syafaat dalam kunjungan kerjanya ke Region Office PTPN IV Regional III, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (21/7/2025) kemarin mengatakan bahwa entitas yang bernaung di bawah Sub Holding PTPN IV PalmCo tersebut beririsan dengan kewenangan yang diemban Komisi II, diantaranya meliputi bidang pangan dan perkebunan.
Baca Juga: HKA Dorong Pengurangan Sampah Plastik Lewat Inovasi dan Komunitas Sekitar Tol
"Kami senang sekali dapat mendengar pemaparan dari Pak Ahmad (Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap).
"Banyak kerjasama yang segaris dengan Komisi II, terutama tentang ketahanan pangan yang telah dilaksanakan PTPN IV Regional III," kata Adam.
Ia pun berharap ke depan kedua belah pihak dapat meningkatkan sinergi dalam upaya mendukung program pemerintah dan pembangunan di Provinsi Riau.
Baca Juga: Suka Makan Ayam Geprek? Jangan Terlalu Sering, Ini Dampak Negatifnya!
"Kami yakinInsya Allah dengan saling sinergi, kita dapat bersama mendukung program ketahanan pangan," ujarnya.
Dalam bidang ketahanan pangan, Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap memaparkan bahwa hingga saat ini lima koperasi unit desa (KUD) yang tengah melaksanakan program peremajaan sawit menyatakan bergabung program Tampan.