rilis-bumn

Hutama Karya–KAKAK Dorong Surakarta Menuju Kota Layak Anak

Minggu, 27 Juli 2025 | 06:00 WIB
Sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional 2025, Hutama Karya menegaskan komitmennya terhadap pemulihan anak melalui kolaborasi nyata.

Kabar BUMN – PT Hutama Karya (Persero) memperingati Hari Anak Nasional 2025 dengan menyoroti keberhasilan program perlindungan anak yang telah berlangsung selama tiga tahun bersama Yayasan KAKAK.

Inisiatif ini telah memberikan pendampingan intensif kepada 147 anak korban kekerasan dan eksploitasi seksual di wilayah Surakarta.

Selain itu, sebanyak 75 Agen Perubahan telah memperoleh pelatihan khusus mengenai isu kekerasan seksual, sebagai langkah memperkuat sistem perlindungan anak di tingkat masyarakat.

Baca Juga: Dorong Percepatan Penyaluran Pupuk Subsidi, Pupuk Indonesia Gandeng Pemkab Sidrap Gelar “Rembuk Tani dan Tebus Bersama”

Puncak kegiatan tahun ini ditandai dengan program rehabilitasi bertajuk "Cerita Cita dan Cinta" yang berlangsung di Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama Surakarta pada Jumat (25/7).

Kemudian pelaksanaan Pelatihan Agen Perubahan bagi Forum Anak Surakarta dan Mojo diadakan di Hotel Grand Amira, pada Sabtu (26/7).

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menjelaskan sebelum kehadiran Hutama Karya, akses pendampingan anak korban kekerasan masih sangat terbatas.

Baca Juga: Air Terjun Madakaripura, Tempat Wisata Andalan di Probolinggo yang Dipercaya Bekas Pertapaan Patih Gadjah Mada

“Setelah kolaborasi ini kami lakukan, ada peningkatan fasilitas, jangkauan layanan, serta kualitas dan hasil pemulihan yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

"Kini kami melihat lebih banyak anak bangkit kembali ke sekolah, punya harapan, serta keluarga dan komunitas yang mendukung proses pemulihannya,” imbuh Adjib.

Dampak nyata ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045, sesuai tema Hari Anak Nasional 2025.

Baca Juga: Cegah Percaloan, ASDP Wajibkan Pengguna Pesan Tiket Online via Ferizy

Lebih lanjut, Adjib menambahkan bahwa program bersama Yayasan KAKAK terbukti mempercepat pencapaian Solo sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Kegiatan di Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama Surakarta yang berfokus pada penanganan korban eksploitasi seksual dan pelatihan agen perubahan di Mojo menempatkan anak sebagai subjek pelapor dan pelopor perlindungan.

Halaman:

Tags

Terkini