Kabar BUMN - Upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan terus dilakukan oleh Perum BULOG. Pada 2 Agustus 2025, Tim BULOG melakukan monitoring distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Rau, Kota Serang.
Selain itu, pemantauan penyaluran beras Bantuan Pangan (Banpang) di Kabupaten Tangerang juga dilaksanakan guna memastikan program dijalankan sesuai petunjuk teknis dari pemerintah.
Kegiatan ini sekaligus memastikan proses distribusi kepada masyarakat berjalan lancar dan berkelanjutan.
Baca Juga: Paspor Rusak Harus Bayar Denda, Berapa Jumlahnya?
Di Kota Serang, distribusi SPHP dilakukan melalui pedagang eceran yang menjadi mitra BULOG. Monitoring dilakukan dengan mengunjungi empat toko beras di Pasar Rau.
Tim BULOG yang turut didampingi Dinas Perdagangan, Babinsa, dan Babinkamtibmas berdialog langsung dengan para pedagang.
“Pasar dan masyarakat merespon sangat baik dengan adanya beras SPHP ini, menjadi alternatif beras berkualitas dengan harga yang terjangkau,”.
Baca Juga: Liburan Lintas Pulau Kini Praktis, Ini Rute DAMRI dari Denpasar
Selain lewat toko mitra, warga Kota Serang juga bisa membeli beras SPHP lewat layanan drive-thru yang tersedia di depan kantor BULOG Cabang Serang.
Layanan ini menyediakan beragam komoditas seperti beras SPHP, beras premium kemasan 5 kg merk Becak, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, serta Minyak Kita 1 liter.
“Inovasi seperti drive-thru yang diterapkan di Bulog Cabang Serang menjadi salah satu langkah strategis dalam mempercepat dan mempermudah akses masyarakat mendapatkan beras SPHP ini,” ujar Bambang Prihatmoko Pemimpin BULOG Wilayah Jakarta.
Baca Juga: Garuda Indonesia Buka Penerbangan Halim–Bali untuk Perkuat Konektivitas dan Dukung Pariwisata
Pemantauan juga dilakukan di lokasi distribusi Banpang, tepatnya di Kantor Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Proses penyaluran dimulai dari pembagian undangan, verifikasi, hingga penginputan data ke aplikasi untuk memastikan beras Banpang diterima oleh Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang sudah ditetapkan pemerintah.