"Dengan menggunakan pompa air elektrik yang lebih rendah karbon, serta dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan aktivitas ekowisata," ungkap Absalom.
Baca Juga: Golo Mori Tempatnya Healing Asli, Ini 4 Destinasi yang Bikin Damai
Selain menekan biaya, teknologi PLTS ini juga mampu menurunkan emisi karbon hingga 9,022 ton CO2eq.
Program ini turut melahirkan unit usaha baru seperti noken, keripik pisang, dan ekowisata, yang mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan LPHD Belempe dari 1 juta menjadi 4 juta rupiah per bulan.
Selain itu, program ini juga mengurangi pengangguran, memberdayakan 58 orang dari kelompok rentan, serta mengembangkan kreativitas dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan.
Baca Juga: SIG Kerja Sama dengan Asatu Realty Property Group Bangun Perumahan di Cianjur
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyatakan bahwa program Desa Energi Berdikari merupakan solusi nyata energi terbarukan untuk mewujudkan kemandirian desa.
"Saat ini, terdapat 173 program DEB yang berjalan dan tersebar di seluruh Indonesia. 70 persennya berada di luar pulau Jawa sebagai upaya pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri," jelas Fadjar.
"Dari 173 program yang sudah berjalan, 45 DEB sudah masuk dalam tahap mandiri. Di kampung adat Malasigi, salah satu kriterianya diukur dengan kepuasan masyarakat dan amplifikasinya, yaitu tingkat kepuasan masyarakat mencapai 90%."
Baca Juga: Tidak Ada Limbah Terbuang, PKS Tandun PTPN IV Regional III Ubahnya Menjadi Listrik Ramah Lingkungan
"Terdapat 40 individu penerima manfaat langsung dan 200 individu penerima manfaat tidak langsung, memiliki 8 publikasi program serta menerima 6 penghargaan," kata Fadjar.
Program DEB di Kampung Adat Malasigi ini selaras dengan Asta Cita dari pemerintahan Prabowo - Gibran, khususnya dalam mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, serta pengembangan ekonomi kreatif, hijau, dan biru.
Program ini juga mendukung terciptanya lapangan kerja berkualitas, penguatan kewirausahaan, dan pembangunan dari desa sebagai upaya pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
***