rilis-bumn

Semester Pertama 2025, PLN Bukukan Kenaikan Penjualan Listrik Jadi 155,62 TWh

Rabu, 6 Agustus 2025 | 15:00 WIB
Jaringan Tegangan Menengah 20 kV PLN membentang di kawasan persawahan Desa Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur, mendukung program Electrifying Agriculture untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Jumlah ini tumbuh 5,13% YoY atau meningkat 3,27 TWh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan menyumbang 43,14% dari total penjualan listrik nasional.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah Info! Ini Daftar Gunung yang Tutup Pendakian saat 17 Agustus 2025

Sementara itu, konsumsi listrik di sektor industri tumbuh sebesar 2,66% secara tahunan, dengan volume mencapai 1.165 Gigawatt hour (GWh).

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan permintaan listrik dari pelanggan industri menengah, khususnya di sektor makanan dan minuman, tekstil dan pakaian jadi, serta industri karet dan plastik.

Darmawan menekankan bahwa transformasi menyeluruh yang dijalankan sejak 2020 telah memperkuat daya saing perusahaan.

Baca Juga: BULOG dan POLRI Tingkatkan Sinergi Nasional Demi Ketahanan Pangan Indonesia

Langkah ini tidak hanya menciptakan efisiensi sistemik, tetapi juga mengubah pola kerja PLN dari pendekatan birokratis menjadi lebih berorientasi pasar dan pelanggan.

“Transformasi holistik yang kami jalankan sejak 2020 menjadi fondasi penting dalam menciptakan efisiensi dan ketahanan bisnis.

"Pendekatan yang lebih business-like ini memungkinkan PLN beradaptasi terhadap dinamika eksternal, sekaligus memastikan pasokan energi yang andal, kompetitif, dan mendukung keberlanjutan ekonomi nasional,” pungkas Darmawan.***

Halaman:

Tags

Terkini