Kabar BUMN — Dulu, lahan kering dan tandus di sejumlah desa hanya menjadi hamparan tak berguna.
Kini, area yang sama justru menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 2.000 warga di berbagai pelosok Indonesia.
Perubahan ini digagas oleh Syailendra Bumi Investama (Syailendra BI), sebuah social enterprise yang memproduksi minyak atsiri dan minyak nabati dengan merek DDistillers.
Baca Juga: Etika Makan di Pesawat Terbang, Salah Satu Cara Menghargai Penumpang Lain
Perusahaan yang berdiri pada 2014 ini didirikan oleh Eliest Listiani berawal dari kepeduliannya terhadap kondisi sosial-ekonomi warga di daerah terpencil Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Saat itu, hamparan lahan kritis membentang luas, sementara petani hidup dalam kemiskinan tanpa penghasilan tetap.
“Awalnya kami hanya ingin mencari solusi sederhana: tanaman apa yang bisa hidup di lahan kering tanpa air di musim kemarau,” kenang Eliest.
Baca Juga: Magang di PT Semen Gresik: Posisi Admin Talent & Performance Management
Riset lapangan pada 2015 menemukan jawabannya, yakni sereh wangi, salah satu tanaman aromatik atsiri yang tahan di segala musim dan mampu merevitalisasi lahan.
Edukasi kepada warga pun dimulai, mengajarkan budidaya atsiri yang ramah lingkungan sekaligus mengelola limbah menjadi produk bernilai tambah dengan sistem zero waste.
Lompatan signifikan terjadi pada akhir 2020, ketika Syailendra Bumi Investama menjadi Mitra Binaan PT Pertamina (Persero) melalui program Pendanaan Usaha Mikro Kecil sebesar Rp100 juta.
Baca Juga: Finnet Raih Penghargaan di InvestorTrust BUMN Awards 2025
Modal ini dimanfaatkan untuk memperkuat produksi, operasional, dan pemasaran.
Hasilnya luar biasa, dalam setahun omzet melonjak menjadi Rp1,2 miliar, lalu mencapai Rp3,5 miliar pada 2021, dan menembus Rp4,5 miliar pada 2022 hingga resmi menjadi Pengusaha Kena Pajak.