Kabar BUMN – PT Elnusa Tbk (ELNUSA), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi yang berada dalam Subholding Upstream Pertamina, kembali menegaskan komitmennya terhadap kemajuan pendidikan dan riset di Indonesia.
Hal ini diwujudkan melalui penyerahan hibah peralatan survei geofisika kepada Universitas Sebelas Maret (UNS).
Inisiatif ini menjadi bentuk nyata perhatian Elnusa dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul serta siap menghadapi perkembangan industri energi di masa mendatang.
Baca Juga: Mendaki Batu Balocci yang Menjulang, Alam Pangkep Jadi Layar Fotografi Alam
Acara penyerahan hibah tersebut dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan yang berlangsung di Surakarta ini dihadiri oleh jajaran manajemen Elnusa bersama Rektor, Dekan, dan perwakilan Dosen UNS.
Peralatan survei geofisika yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan langsung oleh mahasiswa maupun dosen dalam pembelajaran, penelitian, hingga kegiatan praktik di lapangan.
Baca Juga: KAI Meresmikan Pengoperasian Lokomotif Baru dari Amerika di Stasiun Tanjungkarang
Dengan dukungan perangkat berstandar industri, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mempraktikkan teknologi terkini sehingga lebih siap dalam menjawab kebutuhan sektor energi di masa depan.
Direktur Operasi Elnusa, Endro Hartanto, menegaskan bahwa hibah ini merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang untuk dunia pendidikan.
“Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi."
Baca Juga: 5 Cara Tetap Berenergi dan Tidak Mudah Kecapekan Saat Traveling
"Kami percaya bahwa akses mahasiswa terhadap peralatan industri yang nyata akan memperkaya pengalaman belajar sekaligus memacu lahirnya riset dan inovasi yang bermanfaat bagi bangsa,” ungkap Endro.
Lebih lanjut, Endro menambahkan, “Kami ingin memastikan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa di bidang teknik dan geosains, memiliki akses terhadap teknologi yang digunakan di industri."
"Dengan begitu, mereka tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman praktis yang akan memperkuat kompetensi mereka di dunia kerja,” tambahnya.