rilis-bumn

Pertamina Goes to Campus Sapa Brisbane, Dorong Kesiapan Penerus Energi di Kancah Dunia

Minggu, 24 Agustus 2025 | 11:00 WIB
Generasi energi tak hanya disiapkan untuk Indonesia, tapi juga untuk dunia. Pertamina Goes to Campus kini hadir di Brisbane!

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) menggelar program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2025 di University of Queensland, Brisbane, Australia, Sabtu, 23 Agustus 2025.

Acara ini membekali mahasiswa dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Australia, tentang kebutuhan bisnis energi dunia.

Sama seperti penyelenggaraan di Indonesia, PGTC 2025 Brisbane juga mengusung tema “Energizing Youth for Future Energy” yang menggambarkan komitmen Pertamina dalam memberdayakan generasi muda untuk menjadi motor penggerak menghadapi tantangan energi masa depan.

Baca Juga: Komitmen Hadirkan PLTN, Pemerintah dan PLN Bidik Energi Andal untuk Masa Depan

Di hadapan mahasiswa, VP Stakeholder Relations & Management PT Pertamina Rifky Rakhman Yusuf menekankan, tantangan energi di era transisi menuntut keterampilan baru serta pola pikir adaptif dari generasi muda, mulai dari pemahaman teknologi rendah emisi, kepemimpinan berkelanjutan, hingga inovasi berbasis digital.

“Ketahanan energi adalah tantangan global yang membutuhkan peran aktif semua pihak, termasuk generasi muda.

"Dengan semangat inovasi dan kreativitas, Pertamina yakin  mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak perubahan menuju masa depan energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” ujar Rifky.

Baca Juga: Tempat Makan Murah Meriah Di Sekitar Stasiun Gambir, Paling Jauh Hanya 10 Menit dari Stasiun

Ia juga berbagi insight strategis terkait peluang karier global di sektor energi, kesiapan kompetensi yang harus dibangun sejak di bangku kuliah, serta pengalaman nyata dari industri energi nasional yang kini terus berkembang menuju perusahaan energi bersih kelas dunia.

“Industri energi hari ini semakin terhubung lintas negara. Itu berarti peluang karier tidak hanya ada di Indonesia, tetapi juga terbuka secara global.

"Namun untuk bisa bersaing, harus menyiapkan diri dengan kompetensi yang relevan mulai dari penguasaan teknologi energi bersih, kemampuan berpikir kritis, hingga kepemimpinan yang adaptif,” lanjut Rifky.

Baca Juga: FHCI BUMN Cari Staf Magang Keuangan, Satu Orang Terpilih Mulai September

Sementara itu Project Expert Stakeholder Relations Management PT Pertamina (Persero) Murti Dewi Hani menyampaikan pesan inspiratif kepada mahasiswa terkait pentingnya membangun mentalitas yang tepat di samping penguasaan keilmuan teknis.

Menurutnya, kesiapan menghadapi tantangan global dalam industri energi tidak cukup hanya dengan kemampuan akademik, tetapi juga ditopang oleh sikap adaptif dan keberanian untuk terus berinovasi.

Halaman:

Tags

Terkini