rilis-bumn

Kolaborasi Jadi Kunci, PTPN IV Regional III Dukung Peningkatan Kesejahteraan Petani

Kamis, 28 Agustus 2025 | 06:30 WIB
Kesejahteraan petani sawit jadi prioritas, PTPN IV Regional III hadir dengan inisiatif kolaborasi berkelanjutan.

Semua ini dirancang untuk menjawab tuntutan pasar global terhadap praktik agribisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Inisiatif kedua adalah penerapan program Padat Karya (Cash for Works).

Baca Juga: PERURI Dorong Kemandirian Desa Lewat Pelatihan Budidaya Kambing dan Domba

Program ini memberikan ruang partisipasi lebih luas kepada masyarakat lokal, khususnya dalam masa peremajaan sawit dan saat tanaman belum menghasilkan.

Selain menciptakan lapangan kerja, program ini juga menjadi sarana edukatif untuk mengenalkan praktik budidayasawit yang baik dan sesuai standar industri.

Sementara itu, inisiatif ketiga adalah penyediaan bibit unggul bersertifikat.

Baca Juga: Hutama Karya Selesaikan Dermaga TBBM Tanjung Batu, Perkuat Distribusi BBM di Indonesia Timur

Hingga saat ini, tak kurang 2 juta batang bibit unggul bersertifikasi dengan potensi produksi mencapai 28-32 ton TBS per hektare per tahun. 

1.700 Petani PTPN IV Regional III Siap RSPO 

Lebih jauh, Bambang mengatakan PTPN IV Regional III tidak hanya memastikan keberhasilan program PSR dari sisi produksi, tetapi juga menyiapkan petani untuk bersaing di pasar internasional.

Baca Juga: Semangat Relawan Bakti BUMN Hidupkan Desa Bongo Gorontalo

Ia menjelaskan bahwa tantangan global yang kian kompleks-termasuk isu keberlanjutan, efisiensi, dan traceability produk—harus dijawab dengan model kemitraan yang lebih kokoh, transparan, dan saling menguatkan.

Salah satu buktinya, saat ini lebih dari 1.700 petani mitra tengah mempersiapkan diri untuk mendapatkan sertifikasi RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil).

"Sertifikasi ini bukan hanya soal memenuhi standar ekspor. Lebih dari itu, ini adalah bentuk pengakuan atas posisi petani sebagai pelaku utama industri yang profesional, mandiri, dan tangguh menghadapi persaingan global," paparnya.

Baca Juga: BULOG Salurkan Bantuan Pangan di Papua Selatan, Menteri Kabinet Merah Putih Hadir Langsung

"Kami meyakini bahwa kemitraan sejati tidak cukup hanya dibangun di atas kontrak kerja sama, melainkan harus berlandaskan kepercayaan dan kebermanfaatan bersama," lanjut dia.

Halaman:

Tags

Terkini