Kabar BUMN – PT Sarinah kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak UMKM lewat Program Sarinah Pandu – Asah, Asih, Asuh yang berlangsung di Hotel Santika, Mataram.
Kegiatan ini menghadirkan 96 pelaku UMKM binaan yang mendapat kesempatan untuk belajar, didampingi, dan dipersiapkan agar mampu menembus pasar yang lebih luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.
Program ini lahir dari kolaborasi Sarinah dengan delapan BUMN besar, BRI, Angkasa Pura Indonesia, Kimia Farma, Pengembangan Pariwisata Indonesia, Taspen, Telkom Indonesia, Askrindo, dan Pelindo.
Baca Juga: SIG Semarakkan Retailer Gathering 2025, Loyalitas Mitra Toko Bangunan Jatim Diganjar Penghargaan
Sinergi tersebut menjadi bukti nyata dalam mendukung visi BUMN untuk memperkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Dalam sambutannya, Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN, Eddy Eko Cahyono, menyampaikan, program ini merupakan langkah strategis untuk terus mendorong UMKM naik kelas.
“Program ini merupakan sebuah inisiatif yang kami harapkan menjadi milestone penting untuk bergerak lebih progresif ke depan.
Baca Juga: Wujudkan Ciri Khas Kota, Pemkot Bandung dan Jasa Marga Bidik Ruas Tol Cipularang
"Kami menyadari bahwa kesempurnaan tidak langsung tercapai di awal, perlu langkah-langkah berkelanjutan yang terus disempurnakan, untuk memberi manfaat optimal bagi UMKM," ujarnya.
Eddy menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi kontribusi Sarinah bersama 8 BUMN kolaborator, serta para pelaku UMKM yang telah meluangkan waktunya untuk mengikuti sesi pelatihan ini.
"Kehadiran bapak ibu adalah wujud komitmen bersama untuk meningkatkan kapasitas UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Baca Juga: Minat Jadi Konten Kreator di Kimia Farma? Simak Info Lowongan Magangnya di Sini
Sementara itu, Direktur Utama PT Sarinah Raisha Syarfuan menekankan bahwa inisiatif ini selaras dengan transformasi Sarinah sebagai cultural experience center dan etalase utama produk lokal terkurasi.
“Sarinah bukan sekadar pusat perbelanjaan, tetapi rumah bagi produk lokal yang terkurasi dengan standar kualitas tinggi.