"Hal ini memberikan semangat bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam membudidayakan ikan haruan di Kalimantan Selatan.
"Ikan haruan memang cukup sulit dibudidayakan, bahkan belum ada wilayah yang mampu mencapai panen dengan persentase di atas 60%.
Baca Juga: Manfaatkan Teknologi Reverse Osmosis, WTJJ Sediakan Keran Air Siap Minum Gratis Berkualitas
"Semoga dengan adanya sharing ilmu ini, Kelompok Haruan Borneo semakin bersemangat untuk mengembangkan budidaya ikan haruan," ujarnya.
Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Dony Indrawan, menjelaskan bahwa strategi CSR perusahaan berbasis pada pemetaan isu dan potensi lokal.
"Kami mengembangkan program CSR sesuai hasil pemetaan sosial di area-area wilayah operasi Perusahaan untuk memastikan dampak positif dan keberlanjutan program-program tersebut," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Dony berharap masyarakat Desa Jirak dapat menguasai rantai nilai budidaya ikan haruan secara menyeluruh.
"Melalui program ini, kami tidak hanya berupaya untuk meningkatkan keterampilan teknis masyarakat, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat kontribusi desa terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan," pungkasnya.***