rilis-bumn

Kontrak Segar untuk Waskita Karya, Rp238,86 Miliar Digelontorkan untuk Budidaya Ikan Nila Salin

Selasa, 9 September 2025 | 12:30 WIB
Dengan kontrak baru senilai Rp238,86 miliar, Waskita Karya siap menggarap proyek budidaya ikan nila salin di Karawang untuk memenuhi pasar lokal dan ekspor.

Kabar BUMN - PT Waskita Karya (Persero) Tbk berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp238,86 miliar.

Proyek ini mencakup Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Penyelesaian Modelling Budidaya Ikan Nila Salin di kawasan eks Tambak Inti Rakyat (TIR), Karawang, Jawa Barat.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menjelaskan bahwa proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi ikan nila salin.

Baca Juga: Prestasi Tiga Gelar, Pertamina Drilling Harumkan Nama di TOP GRC Awards 2025

Langkah ini diharapkan mampu menjawab tingginya permintaan pasar, baik lokal maupun ekspor.

Diharapkan budidaya ikan nila salin dapat dikembangkan serta dicontoh oleh masyarakat pembudidaya, khususnya yang berada di Pantura (Pesisir Utara) Jawa.

"Pasalnya, saat ini masih banyak tambak terbengkalai atau idle, sehingga perlu dimanfaatkan,” ujar Ermy dalam keterangan resmi, Selasa (9/9/2025).

Baca Juga: Ragam Kuliner Bontang, Kalimantan Timur, yang Paling Populer Tentu Gammi Bawis

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebutkan, masih terdapat sekitar 78 ribu hektare (ha) tambak idle di kawasan Pantura Jawa.

Pemerintah berencana merevitalisasi lahan tersebut untuk menggenjot produktivitas perikanan, terutama nila salin.

Pada proyek konstruksi budidaya nila salin di eks TIR Karawang, kata Ermy, nantinya terdiri dari kolam pembesaran seluas 230 ha dan kolam pembenihan dengan luas kurang lebih 36 ha.

Baca Juga: BULOG Jaga Inflasi Beras, Harga di Pasar Terlihat Menurun

Kemudian dilengkapi automatic feeder sebanyak 102 unit, rumah jaga tambak enam unit, rumah genset 20 unit, serta penangkal petir sebanyak 16 unit.

Ia melanjutkan, budidaya ikan nila memiliki beragam potensi ekonomi. Tidak hanya diminati pasar, tapi juga membuka peluang produksi pakan ikan yang lebih banyak.

Halaman:

Tags

Terkini