Sementara itu, Ketua Rumah Maggot Anggana, Sujatmiko Ariwibowo, turut menyampaikan apresiasinya kepada PHSS atas terlaksananya kegiatan pelatihan pengelolaan sampah atau limbah yang diolah menjadi maggot dan dijadikan pakan ikan.
”Harapan saya ke depannya, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi KWT lainnya,” imbuhnya.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Purbalingga yang Lagi Hits, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan
Ketua KWT Tanjung Flamboyan, Elizabeth Novi, juga mengungkapkan bahwa legiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka, ibu-ibu rumah tangga, yang tergabung dalam KWT.
"Semoga ke depannya kegiatan ini bisa mencukupi untuk swasembada pangan keluarga kami, terutama untuk kelompok KWT,” ujarnya.
Senada dengan itu, praktisi budidaya bioflok, Nanang, juga berharap semoga kegiatan ini bermanfaat untuk ibu-ibu KWT dan ke depan mereka menjadi mandiri untuk menjalankan kegiatan budidaya maggot dan lele bioflok ini.***