Pertamina Hulu Sanga Sanga Torehkan Kenaikan Produksi Migas di Semester I 2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 10:30 WIB
Pertamina Hulu Sanga Sanga catat kenaikan produksi migas di Semester I 2025 lewat strategi terintegrasi, inovasi teknologi, dan komitmen keselamatan kerja. (Dok. Pertamina)
Pertamina Hulu Sanga Sanga catat kenaikan produksi migas di Semester I 2025 lewat strategi terintegrasi, inovasi teknologi, dan komitmen keselamatan kerja. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), anak usaha PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina, mencatat performa gemilang dalam produksi minyak dan gas bumi sepanjang Semester I tahun 2025.

Kinerja positif ini terlihat dari tren kenaikan produksi yang konsisten sejak awal tahun hingga pertengahan 2025.

Produksi minyak PHSS meningkat dari 12.500 barel minyak per hari (BOPD) pada Januari menjadi 13.400 BOPD di akhir Juni 2025, atau naik sekitar 7,2 persen.

Baca Juga: Minder karena Bau Ketiak? Ini Tips Mengatasinya secara Alami

Sementara itu, produksi gas bumi tumbuh dari 86,79 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) menjadi 98,43 MMSCFD pada periode yang sama, atau meningkat sekitar 13,4 persen.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menyampaikan bahwa pencapaian PHSS mencerminkan kepercayaan Perusahaan terhadap strategi bisnis yang tepat, dengan dukungan inovasi dan teknologi untuk menjaga keberlanjutan produksi migas.

“Capaian PHSS ini sejalan dengan komitmen PHI, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), dan PT Pertamina (Persero) untuk menyediakan energi yang berkalnjutan bagi pembangunan dan masa depan Indonesia,” jelas Anto, sapaan akrab Sunaryanto.

Baca Juga: Perluas Akses Rupiah ke Seluruh Negeri, Pegadaian Raih Apresiasi dari Bank Indonesia

Menurut Sunaryanto, hasil positif ini tidak terlepas dari strategi terintegrasi yang diterapkan, mulai dari optimasi baseline produksi, program kerja ulang sumur, hingga pengeboran baru yang dilakukan secara disiplin.

“Kami menerapkan strategi borderless dalam kegiatan pengeboran sumur migas di wilayah-wilayah kerja yang beririsan di Kalimantan sehingga membuka peluang investasi yang dapat menghasilkan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Sebagai contoh, PHSS menjalin sinergi dengan PEP Sangasanga dalam menjalankan operasi produksi di wilayah North Kutai Lama (NKL) dan Samboja, Kalimantan Timur.

Baca Juga: PHE Fokus Dua Strategi untuk Tingkatkan Produksi Migas Nasional

Pendekatan lintas wilayah ini memungkinkan pemanfaatan fasilitas produksi bersama, memangkas duplikasi biaya, serta meningkatkan fleksibilitas dan reliabilitas rantai produksi.

Efisiensi semakin diperkuat dengan proyek reverse borderless L-805U yang mengoptimalkan alur gas dan cairan antar fasilitas PHSS dan PEP, mengurangi konsumsi gas lift, serta membuka peluang reaktivasi sumur di Lampake.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini