rilis-bumn

Jumlah Penumpang KA PSO Railink Tembus 3,6 Juta, Naik Hampir 18 Persen

Kamis, 18 September 2025 | 17:30 WIB
Jumlah penumpang KA PSO selama periode Januari–Agustus 2025 mencapai 3,6 juta, naik 17,86 persen dibandingkan tahun lalu. (Dok. PT Railink)

Kabar BUMN – PT Railink mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggan layanan kereta api bersubsidi Public Service Obligation (PSO) di Area Yogyakarta dan Medan.

Selama periode Januari–Agustus 2025, jumlah penumpang mencapai 3,6 juta orang atau naik 17,86 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 2,9 juta orang.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan pertumbuhan ini menjadi bukti nyata bahwa manfaat layanan KA PSO semakin dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Bis Kuning Berbasis Listrik Mulai Mengaspal di Kampus UI, DAMRI Perkuat Komitmen Transportasi Berkelanjutan

“KA PSO merupakan amanah pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) kepada PT Railink selaku pengelola KAI Bandara.

"Layanan ini bertujuan memastikan mobilitas masyarakat tetap terjangkau, aman, dan tepat waktu.

"Pertumbuhan pelanggan yang tercatat membuktikan bahwa kehadiran PSO semakin relevan dengan kebutuhan publik,” ujar Porwanto.

Baca Juga: Pantai Pelang, Tempat Wisata Komplit di Trenggalek yang Tawarkan View Laut, Sendang, hingga Air Terjun

Di Yogyakarta, layanan KA PSO tersedia melalui KA YIA Reguler dengan 24 perjalanan harian melayani rute Yogyakarta – Wates – Yogyakarta International Airport (YIA) PP.

Sedangkan di Medan, layanan dioperasikan oleh 20 perjalanan KA Srilelawangsa Medan – Binjai PP, tiga perjalanan Kualabingai – Binjai – Medan, serta layanan hingga Araskabu.

Peningkatan paling signifikan tercatat pada KA Srilelawangsa Medan – Binjai.

Baca Juga: Pontastic Deal 2025: Kejar Hadiah Keren Hanya dengan Menukar Telkomsel Poin

Moda transportasi ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk bekerja, sekolah, hingga mendukung aktivitas ekonomi harian.

Porwanto menegaskan, keberadaan KA PSO memiliki peran lebih dari sekadar transportasi.

Halaman:

Tags

Terkini