Tim terpilih nantinya akan masuk ke tahap inkubasi ide, mulai dari penyusunan proposal produk, desain interface awal, narasi alur kerja, hingga pembuatan video visualisasi produk.
Baca Juga: TASPEN Jadi Rujukan Internasional, NSAF Kamboja Belajar Mekanisme Pengelolaan Pensiun
Selanjutnya, 50 semifinalis akan bersaing kembali untuk memperebutkan posisi 10 finalis yang akan tampil di Awarding Day dan DigiCourse pada 19 Oktober 2025.
Di tahap puncak, finalis mempresentasikan solusi mereka dalam bentuk Minimum Viable Product (MVP) di hadapan dewan juri yang terdiri dari pakar inovasi dan profesional industri.
Momen ini menjadi titik temu strategis antara karya talenta muda dengan kebutuhan nyata dunia industri.
Baca Juga: Ini Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Kalender 2026! Catat Tanggalnya!
DigiHack sendiri menjadi platform pengembangan diri nyata bagi generasi muda.
Melalui Digistar Club, Telkom ingin memastikan para peserta tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga belajar merancang, mengeksekusi, dan menyampaikan solusi inovatif yang memberi dampak langsung ke masyarakat.
Komitmen ini sejalan dengan semangat Telkom mencetak talenta digital unggul yang siap menghadapi tantangan industri masa depan.
Baca Juga: Peringati HUT ke-44, PDC Catat Kinerja Cemerlang dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan
DigiHack 2025 pun ditekankan bukan sekadar tentang ide, melainkan karya nyata yang mendorong perubahan positif.
Telkom percaya, lewat inisiatif seperti ini, talenta digital Indonesia akan tumbuh menjadi agen perubahan yang membawa bangsa melaju di era digital.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengikuti akun Instagram @digistarclub.***