Kabar BUMN – PT TASPEN (Persero) terus berkomitmen memperkuat tata kelola perusahaan lewat transformasi digital.
Sebagai langkah nyata, Dewan Komisaris TASPEN resmi meluncurkan TASBOARD (TASPEN BoC Oversight Dashboard) versi 1.0, sebuah inovasi yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan sekaligus memperkuat kinerja pengawasan terhadap Perseroan.
Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) TASPEN 2025, sekaligus menandai upaya Dewan Komisaris dalam menghadirkan pengawasan yang lebih transparan, cepat, dan akuntabel.
Baca Juga: Peringati Hari Hak untuk Tahu Sedunia, BNI Pertegas Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Francis mengatakan bahwa kehadiran TASBOARD merupakan wujud nyata digitalisasi pengawasan yang memungkinkan pemantauan kinerja secara real-time dan transparan.
"Dengan sistem ini, pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat, terukur, dan efektif, sekaligus memperkuat kolaborasi antar organ Dewan Komisaris.
"Pada saat yang sama, Direksi TASPEN juga terbantu karena tanggapan Dewan Komisaris atas permohonan mereka diharapkan dapat diterima lebih cepat, dan bisa segera ditindaklanjuti," jelasnya.
Baca Juga: Perbaiki Jalan Akses Pelabuhan di Labuan Bajo, Brantas Abipraya Melampaui Target Rencana
Melalui inovasi ini, Dewan Komisaris TASPEN ingin memastikan bahwa setiap isu dan arahan strategis dapat dimonitor secara transparan dan akuntabel, sekaligus mampu meningkatkan kualitas pemberian nasihat kepada Direksi TASPEN.
TASBOARD dilengkapi dengan lima fitur utama, yaitu:
1. Pemantauan progres arahan Dewan Komisaris TASPEN untuk memastikan tindak lanjut yang terukur.
Baca Juga: Kuatnya Nilai Sejarah, Kepercayaan, dan Tradisi di Goa Selarong, Bantul
2. Monitoring progres isu strategis untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.
3. Monitoring persuratan untuk meningkatkan pengawasan atas hal-hal yang perlu ditindaklanjuti Dewan Komisaris TASPEN.