rilis-bumn

Gerakan Pangan Murah Diperluas, POLRI–BULOG Pastikan Keterjangkauan Pangan

Selasa, 30 September 2025 | 17:30 WIB
Lewat GPM, harga tetap stabil, pasokan terjaga, dan masyarakat makin terbantu.

Kabar BUMN – Sebagai upaya menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat, POLRI bersama Perum BULOG menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sekaligus memperkuat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Kegiatan ini berlangsung beriringan dengan Panen Raya Jagung Serentak yang dipusatkan di OKU Timur, Sumatera Selatan, serta dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa GPM yang digelar masif di berbagai wilayah telah memberikan capaian besar bagi kestabilan harga dan ketersediaan pangan nasional.

Baca Juga: Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Sport Tourism Dorong Ekonomi Lombok

Gerakan Pangan Murah telah dijalankan secara serentak sejak Agustus hingga September 2025 di 1.346 titik wilayah Sumsel, dengan distribusi beras mencapai 4.099 ton untuk 409.864 penerima manfaat.

"Hari ini Polri juga melepas 152 ton jagung, termasuk 100 ton dari OKU Timur. Kami memastikan gerakan pangan murah dan distribusi komoditas terus berjalan agar harga pangan tetap terkendali,” ungkap Kapolri.

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Baca Juga: Dekat dari Sirkuit Mandalika, Bukit Merese Tawarkan Panorama Alam Lombok yang Memukau

Di lokasi panen raya jagung di OKU, Sumatera Selatan, BULOG membuka layanan GPM dengan menyediakan:

  • 300 sak beras SPHP (1.500 kg) seharga Rp60.000/pack;
  • 300 kg tepung terigu seharga Rp10.000/kg;
  • 300 liter Minyak Kita seharga Rp15.000/liter;
  • 300 kg gula pasir seharga Rp17.500/kg.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar yang merasakan langsung manfaat ketersediaan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Baca Juga: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Siap Digelar, Perkuat Nation Branding Sport Tourism Kelas Dunia dan Majukan Perekonomian NTB

Distribusi SPHP Beras oleh POLRI dan BULOG

Sejak 6 Agustus hingga 26 September 2025, POLRI bersama BULOG telah menyalurkan 78.996 ton beras SPHP, termasuk tambahan 1.386 ton yang disalurkan pada hari ini.

Penyaluran ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga beras sekaligus memastikan ketersediaan pangan di seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Perbaiki Jalan Akses Pelabuhan di Labuan Bajo, Brantas Abipraya Melampaui Target Rencana

Kapolri menegaskan bahwa keterlibatan BULOG dalam menyerap dan menyalurkan pangan merupakan kunci pengendalian inflasi.

Halaman:

Tags

Terkini