BULOG, Kementan, dan Pemprov Jatim Gelar GPM untuk Jaga Stok & Harga Beras SPHP

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 24 September 2025 | 07:30 WIB
Kolaborasi lintas sektor di Jawa Timur untuk jaga ketersediaan beras SPHP sekaligus mendukung stabilitas pangan nasional.
Kolaborasi lintas sektor di Jawa Timur untuk jaga ketersediaan beras SPHP sekaligus mendukung stabilitas pangan nasional.

Kabar BUMN – Perum BULOG bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 828 lokasi se-Jawa Timur.

Acara utama berlangsung di Taman Mundu 10 November, Surabaya, dengan kehadiran sejumlah pejabat penting.

Ada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, hingga jajaran TNI-Polri dan instansi terkait lainnya.

Baca Juga: PalmCo Bantu BPBD Riau dengan 15 Mesin Damkar untuk Perangi Karhutla

Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas pangan di Jawa Timur, sekaligus mendukung program nasional pengendalian inflasi.

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa GPM serentak ini menjadi bukti nyata peran BULOG dalam memastikan pasokan pangan selalu tersedia dengan harga yang terjangkau.

Hingga pagi ini tercatat ada 828 titik penyaluran beras SPHP di seluruh kabupaten/kota Jawa Timur. Di setiap titik, BULOG menyiapkan rata-rata 3 ton beras, sementara khusus di Taman Mundu kami sediakan hingga 10 ton.

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Pantai Suluban di Bali Tawarkan Suasana Tenang yang Cocok untuk Kaum Introvert

"Stok yang kami siapkan sangat cukup, sehingga masyarakat bisa membeli beras sesuai HET pemerintah yakni Rp55.000 per kemasan 5 kilogram,” jelas Rizal.

Ia menambahkan, tujuan utama dari penyaluran beras SPHP ini adalah menstabilkan harga beras di pasaran agar tidak melebihi HET, menjaga ketersediaan pasokan di tingkat konsumen, serta mendukung pengendalian inflasi di daerah.

Penyaluran SPHP dilakukan melalui berbagai saluran distribusi seperti pengecer pasar rakyat, koperasi, outlet pangan binaan pemerintah daerah, BUMN dan instansi pemerintah, TNI-Polri, Rumah Pangan Kita binaan BULOG, serta ritel modern.

Baca Juga: Telkom DigiHack 2025 Raih Antusias Tinggi, 256 Pendaftar Siap Adu Inovasi Berbasis AI

Dengan jaringan distribusi yang luas ini, masyarakat Jawa Timur dipastikan mudah mendapatkan akses beras dengan harga terjangkau.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, dan seluruh jajaran terkait.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini