Tanggul laut yang membentang dari Banten hingga Gresik ini akan menjadi pertahanan utama pesisir utara dari ancaman rob dan kenaikan permukaan air laut. Dalam proyek tersebut, Krakatau Steel Group berperan penting dalam penyediaan material baja konstruksi dan struktur laut.
Baca Juga: Spot Baru di Baturraden! Kebun Bunga Matahari Layana Kopi Bikin Netizen Terpikat
Kunjungan kerja ini juga merupakan wujud nyata pelaksanaan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Modernisasi kapal berbahan baja akan memperkuat ketahanan pangan laut, sementara pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi pesisir dan menciptakan lapangan kerja baru.
Selain itu, pembangunan Giant Sea Wall menjadi simbol perlindungan terhadap ekosistem pesisir sekaligus mendukung keamanan nasional.
Baca Juga: Wujudkan Indonesia Mandiri Energi, Pertamina Tegaskan Komitmen Strategis
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menyampaikan apresiasi atas penjajakan kerja sama strategis antara Krakatau Steel Group dan KKP.
Ia menegaskan bahwa sinergi ini menjadi langkah penting dalam mendukung program pemerintah serta kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Krakatau Steel Group siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam setiap upaya membangun kedaulatan maritim Indonesia,” ujar Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman ALFI/ILFA dan Chairman IISIA.
Baca Juga: RSUD Kota Bima Capai Tahapan Topping Off, Hutama Karya Terus Dorong Pembangunan Berkualitas
Sebagai tindak lanjut, Krakatau Steel Group bersama KKP tengah menyiapkan penandatanganan nota kesepahaman terkait modernisasi kapal perikanan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, serta pembangunan Giant Sea Wall.
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk berdiri pada 31 Agustus 1970 sebagai perusahaan baja terintegrasi nasional.
Selain memproduksi baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan bisnis di bidang kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, dan energi melalui power plant, serta bekerja sama dengan mitra dari Korea dan Jepang.
Saat ini, Krakatau Steel tengah menjalankan transformasi besar bertajuk "Revolutionary Movements: Committed to Transform" untuk memperkuat kinerja, membangun kepercayaan pemangku kepentingan, dan menarik investasi."