Krakatau Steel Bangun Jembatan Gantung, Dorong Kesejahteraan Warga Lebak Banten

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 30 September 2025 | 19:00 WIB
Dari industri untuk negeri, Krakatau Steel wujudkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Banten.
Dari industri untuk negeri, Krakatau Steel wujudkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Banten.

Kabar BUMN - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group sebagai perusahaan BUMN, menegaskan komitmennya dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kali ini, Krakatau Steel Group membangun jembatan gantung di Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten.

Infrastruktur ini diharapkan memperlancar akses masyarakat pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca Juga: Pulau Karampuang, Si “Pulau Buaya” yang Jadi Surga Snorkeling di Mamuju

Lokasi Desa Cimandiri dipilih setelah melalui evaluasi dari 13 titik di Banten, dengan tingkat urgensi yang tinggi.

Pembangunan dilakukan bersama Yayasan Relawan Kampung Indonesia yang berpengalaman menggarap lebih dari 100 jembatan, termasuk 70 di Banten.

Selain membuka akses, proyek ini juga melibatkan tenaga kerja lokal melalui sistem gotong royong, mulai dari penyediaan material pondasi hingga pemasangan jembatan.

Baca Juga: Bank Mandiri Raih Pengakuan Internasional lewat Inovasi Cash Management dan Treasury

Kehadiran Krakatau Steel pun tak hanya sebatas industri, tetapi juga hadir nyata membuka peluang penyerapan tenaga kerja dari masyarakat setempat agar proses pembangunan berjalan lancar.

Kesaksian warga sekitar menuturkan bahwa kehadiran jembatan ini tidak hanya sebagai akses penyebrangan, namun juga sebagai jaminan keselamatan dan keamanan yang berkelanjutan.

Tahun kemarin ada dua orang jatuh bersama motornya karena memaksakan diri menyeberang saat air sungai sedang tinggi,” ungkap Uday, seorang warga Desa Cimandiri.

Baca Juga: Pengawasan Lebih Transparan, Dewan Komisaris TASPEN Perkenalkan Dashboard Digital

Menghapus Ketersekatan Produktivitas hingga Menjamin Masa Depan Anak Bangsa

Sebelum adanya jembatan ini, warga Desa Cimandiri menghadapi kesulitan besar dalam mobilitas harian, terutama saat musim hujan ketika arus sungai menjadi deras dan berbahaya untuk diseberangi.

Anak-anak, orang tua, petani, hingga ibu rumah tangga harus mempertaruhkan keselamatan untuk sekedar menyeberang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini