rilis-bumn

Program SPHP BULOG Sukses Jaga Stabilitas Harga, Penyaluran Hampir Capai 500 Ribu Ton

Selasa, 14 Oktober 2025 | 07:30 WIB
Penyaluran beras SPHP oleh Perum BULOG telah mencapai hampir 500 ribu ton dan berhasil menjaga stabilitas harga pangan serta menekan inflasi di seluruh Indonesia. (Dok. BULOG)

Kabar BUMN – Perum BULOG terus menunjukkan hasil positif dalam menjalankan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang merupakan penugasan dari Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Hingga 13 Oktober 2025, realisasi penyaluran beras SPHP telah mencapai lebih dari 492,5 ribu ton atau hampir setengah juta ton ke seluruh wilayah Indonesia.

Pencapaian tersebut memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap beras SPHP di tengah kondisi harga pangan yang berfluktuasi.

Baca Juga: Asam Lambung Sering Kambuh? Mungkin Bukan Makanmu yang Salah, Tapi Pikiranmu

Harga Beras Alami Penurunan di Ratusan Daerah

Capaian SPHP turut diiringi dengan tren penurunan harga beras di berbagai daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu kedua Oktober 2025 menunjukkan adanya penurunan harga beras di 190 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Turunnya harga ini sejalan dengan semakin meluasnya distribusi beras SPHP di pasar tradisional, ritel modern, serta lewat operasi pasar yang rutin dilakukan oleh BULOG bersama pemerintah daerah, TNI, dan POLRI.

Baca Juga: BUMN ANTARA Buka Magang Account Executive, Yuk Latih Skill Komunikasimu!

Langkah tersebut membuktikan bahwa SPHP berperan penting dalam menjaga pasokan, mengendalikan harga, serta menjamin masyarakat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.

Kualitas dan Harga Beras SPHP Dapat Apresiasi dari Publik

Respons masyarakat terhadap beras SPHP sangat positif karena kualitasnya baik dan harganya bersahabat.

Baca Juga: Promo DAMRI x Indomaret hanya Sampai 15 Oktober 2025, Segera Serbu Diskon Rp10 Ribu

Sahuri, warga Kelurahan Babakan, menyatakan kepuasannya terhadap beras SPHP yang dibeli saat Gerakan Pangan Murah (GPM) di Nusa Tenggara Barat, Sabtu 30 Agustus 2025.

“Berasnya bagus dan murah lagi,” ujar Sahuri. Widyastuti (45) dari Kabupaten Pasuruan juga mengatakan hal serupa setelah membeli dua kemasan beras SPHP seharga Rp120 ribu dalam kegiatan Operasi Pasar di Pasar Bangil, 19 Agustus 2025.

Halaman:

Tags

Terkini