“Beras SPHP jauh lebih murah dibandingkan beras medium atau bahkan premium di pasaran,” katanya.
Baca Juga: Telkom Bersama Kemnaker Siapkan Program Pemagangan bagi Talenta Muda
Sementara itu, Maulana, pedagang beras di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, menuturkan bahwa beras SPHP ukuran 5 kg selalu cepat terjual.
“Beras SPHP selalu cepat habis. Harganya sesuai ketentuan, Rp65.500 per bungkus (5 kg), dan kualitasnya bagus,” ungkapnya (Senin, 5 Oktober 2025).
Apresiasi publik terhadap SPHP juga terlihat dalam hasil survei Litbang Kompas bersama Kompas TV yang menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai program pemerintah melalui BULOG berperan besar menjaga ketersediaan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
Baca Juga: Kampung Sunyi Suwirjo Buka Gerbang Kengerian di Tangerang, Siap-Siap Deg-degan!
Distribusi Diperluas agar Akses Masyarakat Lebih Luas
Untuk memastikan beras SPHP semakin mudah dijangkau, BULOG dan Bapanas terus memperluas jaringan distribusi melalui berbagai saluran seperti pasar tradisional, Rumah Pangan Kita, ritel modern, serta operasi pasar di tingkat kelurahan.
Rata-rata penyaluran mencapai 40–50 ribu ton per bulan, dengan porsi terbesar disalurkan ke pasar tradisional (60%), ritel modern (20%), dan intervensi langsung serta penyaluran khusus (20%).
Strategi ini dirancang agar beras SPHP tersedia di lebih banyak titik penjualan dan dapat diakses masyarakat luas, termasuk di wilayah perkotaan.
Baca Juga: Jelang Grand Prize Desember, Gelegar PLN Mobile 2025 Masih Buka Peluang di Gelombang Kedua!
Kualitas Dijaga dengan Ketat, Kontribusi pada Inflasi Nyata
BULOG memastikan bahwa mutu beras SPHP selalu dalam kondisi baik melalui sistem rotasi stok dan reprocessing.
“Setiap butir beras SPHP yang sampai ke tangan masyarakat sudah melalui pengecekan kualitas secara rutin. Kami juga terus memperbaiki sistem logistik agar rantai pasok lebih efisien,” jelas Mokhamad Suyamto, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG.
Baca Juga: Ragam Kuliner Andalan Korea Selatan Berdasarkan Beberapa Wilayah dan Provinsi Berbeda