Sementara itu, Kasmawati, Local Hero dari program DEB AFT Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan, aktif membina Kelompok Wanita Tani (KWT) Baji Minasa dalam mengembangkan pertanian hidroponik berbasis energi terbarukan, para perempuan desa kini mampu menghasilkan produk bernilai jual tinggi sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan mandiri secara ekonomi.
“Kami belajar bahwa energi terbarukan bisa berjalan seiring dengan ekonomi hijau yang menyejahterakan,” tutupnya.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, DEB menjadi salah satu upaya Pertamina untuk menghadirkan energi transisi di masyarakat.
Baca Juga: WIKA Beton Mendapatkan Kepercayaan Investor Institusi, Kontrak Tembus Rp2,79 Triliun
Selain guna mendorong tercapainya kemandirian energi, lanjut dia, DEB juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
“DEB menjadi wujud komitmen Pertamina hadir di masyarakat. Kami berharap melalui pelatihan dan sertifikasi semacam ini, akan berdampak positif bagi energi keberlanjutan di masa mendatang,” jelas Fadjar.***