- Pemerintah daerah untuk sinkronisasi program sosial,
- Akademisi untuk mendorong riset dan inovasi,
- Pelaku usaha lokal untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Proyek GITET Ampel Masuk Tahap Commissioning, Sistem Kelistrikan Jawa–Bali Kini Semakin Andal
Hutama Karya memandang transformasi ESG sebagai investasi jangka panjang yang mampu menciptakan nilai bersama bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dengan pendekatan bertahap yang berfokus pada penguatan tata kelola, perusahaan yakin dapat membangun fondasi yang kokoh dalam menerapkan ESG secara komprehensif, berkelanjutan, dan selaras dengan kebijakan pembangunan nasional serta standar global.
“Keberhasilan program ini terletak pada konsistensi implementasi, keterbukaan terhadap evaluasi eksternal, dan komitmen untuk terus belajar serta berbenah,” tutup Adjib Al Hakim.***